ZONAUTARA.com – Ribuan warga Albania turun ke jalan untuk memprotes pembangunan kompleks wisata pantai yang diduga terkait dengan Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Aksi protes ini berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan warga menolak rencana pembangunan yang akan dilakukan di kawasan lindung Vjosa-Narta di pantai selatan.
Mengutip dari Reuters, sejumlah demonstran terlihat membentangkan spanduk yang menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama. Selain itu, terdapat karikatur Perdana Menteri yang digambarkan menyerahkan kunci kepada istri Kushner, Ivanka Trump, dalam aksi tersebut.
Nilai proyek pembangunan kompleks wisata ini diperkirakan mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,6 triliun. Para demonstran berpendapat bahwa proyek skala besar ini dapat merusak lingkungan sekitar, terutama karena terletak di kawasan perlindungan.
Aksi protes menjadi lebih intens dalam beberapa hari terakhir setelah insiden kekerasan yang melibatkan petugas keamanan terhadap seorang pria di area lindung. Rekaman persiapan pekerjaan konstruksi yang menampilkan buldoser juga beredar luas, menambah ketegangan.
Sebagai respons atas protes ini, para pedemo mendesak agar Undang-Undang Investor Strategis yang dibuat untuk mempercepat proyek-proyek tertentu di dalam negeri dicabut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

