ZONAUTARA.com – Dalam era digital saat ini, kepercayaan publik menjadi faktor penentu utama daya saing perusahaan. Perubahan teknologi digital mengharuskan perusahaan mengadaptasi cara berinteraksi dengan publik, di mana komunikasi korporasi kini memainkan peran strategis dalam membangun reputasi, menjaga kepercayaan, dan menguatkan posisi kompetitif perusahaan.
Eksposur media yang positif dan terukur disebut sebagai komponen penting dalam mempengaruhi persepsi publik terhadap perusahaan. Hal ini menjadi sorotan pada Indonesia Corporate Media Impact Awards 2026 yang diadakan oleh Warta Ekonomi di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, dengan tema Amplifying Brand Impact Through Measurable Media Presence. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil dalam membangun eksposur media secara efektif dan menunjukkan performa korporasi yang positif.
Muhamad Ihsan, CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi Group, menekankan bahwa arus informasi yang semakin padat membuat eksposur media berperan sebagai indikator penting dalam mempengaruhi persepsi publik. “Di tengah semakin padatnya arus informasi, eksposur media tidak lagi sekadar menjadi sarana publikasi, tetapi telah menjadi indikator penting yang memengaruhi persepsi publik terhadap sebuah perusahaan,” ungkap Ihsan. Perusahaan harus mampu menggunakan komunikasi yang kredibel dan konsisten untuk membangun kepercayaan dan memperlihatkan transparansi serta akuntabilitas.
Ihsan menjelaskan bahwa penilaian dalam penghargaan ini berdasarkan riset yang menggabungkan kinerja korporasi dan efektifitas eksposur media. Hasil riset menunjukkan 66% dari perusahaan yang diteliti mencatat pertumbuhan aset positif, sedangkan 58% perusahaan mengalami peningkatan pendapatan dibandingkan periode sebelumnya. “Perusahaan dengan fundamental bisnis yang kuat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membangun eksposur media yang relevan dan berdampak,” kata Ihsan.
Mantan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, menambahkan bahwa branding, reputasi, dan kepercayaan publik merupakan elemen yang saling terkait dalam keberlangsungan bisnis. Ia menyoroti pentingnya konsistensi antara pesan yang disampaikan dan praktik perusahaan untuk membangun reputasi baik. “Kepercayaan hanya dapat dibangun ketika apa yang disampaikan perusahaan selaras dengan apa yang dilakukan,” ujar Usman.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

