Islah Bahrawi Dipanggil Polisi, Tegaskan Kritik Bukan Penghasutan

Islah Bahrawi memenuhi panggilan polisi terkait dugaan penghasutan, menegaskan kritiknya terhadap pemerintah bukan tindakan melawan hukum.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Islah Bahrawi, aktivis Nahdatul Ulama (NU) asal Madura, menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu (10/6) siang, setelah dilaporkan terkait dugaan penghasutan. Islah dilaporkan akibat pernyataannya dalam acara Halalbihalal Pengamat di Utan Kayu, Jakarta Timur, yang dianggap sebagai ajakan untuk menjatuhkan Presiden RI Prabowo Subianto pascalebaran Idulfitri lalu.

Sebelum memasuki kantor polisi, Islah menegaskan bahwa pernyataannya merupakan bentuk kritik dan bukan penghasutan. “Jadi, saya merasa bahwa kalau di antara kita semua ini harus diam, maka tidak ada lagi suara-suara orang di kalangan bawah yang selama ini merasa takut untuk berbicara,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Islah menyatakan bahwa kritik tersebut adalah bentuk kecintaannya pada negara dan merupakan upaya untuk mengamplifikasi suara masyarakat yang takut berbicara. “Kami hanya ingin menyambungkan lidah-lidah orang yang ketakutan. Tidak ada niat ingin membangun kekerasan, apalagi tindak pidana,” tambah Islah.

Kuasa hukum Islah, Tegar Putuhena, menyebut bahwa Islah dituduh melakukan penghasutan sesuai Pasal 246 KUHP, yang mengancam pidana penjara maksimal empat tahun bagi siapa pun yang menghasut untuk melakukan tindak pidana atau melawan penguasa dengan kekerasan. “Kami datang untuk memenuhi undangan dari Polda Metro Jaya terkait laporan yang diajukan oleh beberapa pihak,” jelas Tegar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M Isnur menyatakan bahwa pernyataan Islah merupakan kritik yang seharusnya tidak dipidanakan, dan meminta polisi untuk menghentikan proses hukum. “Ini jurus lama untuk membungkam, dan kita meminta kepada para penyidik di Polda Metro Jaya untuk menghentikan pemidanaan ini,” tegasnya.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com