ZONAUTARA.com – Beberapa maskapai internasional mengubah dan membatalkan jadwal penerbangan mereka menuju Timur Tengah akibat konflik yang terus berlanjut di kawasan tersebut. Konflik ini khususnya melibatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang mempengaruhi lalu lintas udara secara keseluruhan.
Beberapa maskapai penerbangan Timur Tengah telah menambah kapasitas untuk mengatasi gangguan ini, namun maskapai dari luar kawasan tersebut masih berupaya menghindari wilayah udara yang terpengaruh konflik. Maskapai penerbangan Eropa dan Asia telah melakukan perubahan signifikan dalam rute penerbangan mereka untuk memastikan keselamatan.
Menurut laporan Reuters, berikut adalah jadwal maskapai yang diubah atau dibatalkan: Aegean Airlines dari Yunani membatalkan penerbangan ke Tel Aviv hingga 26 Juni, ke Dubai hingga 31 Agustus, dan ke Erbil serta Baghdad hingga 30 September. AirBaltic dari Latvia membatalkan penerbangannya ke Tel Aviv hingga 28 Juni dan ke Dubai hingga 24 Oktober.
Begitu juga dengan Air Canada yang membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Dubai hingga 24 Oktober. Air Europa, maskapai Spanyol, membatalkan penerbangan ke Tel Aviv hingga 28 Juni. Air France-KLM menunda penerbangan ke Tel Aviv hingga 21 Juni dan ke beberapa kota lainnya termasuk Beirut dan Riyadh, dengan jadwal baru yang disesuaikan.
Maskapai lainnya, seperti Delta dari Amerika Serikat, Cathay Pacific dari Hong Kong, dan Japan Airlines dari Jepang, juga melakukan penundaan dan pembatalan serupa. Langkah-langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi keamanan yang memburuk. Maskapai penerbangan internasional terus memantau keadaan dan mempertimbangkan jadwal penerbangan yang aman bagi penumpangnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

