Lucas Paquetá datang ke Piala Dunia FIFA 2026 sebagai salah satu pemain kunci Brazil yang paling dinantikan. Gelandang berusia 29 tahun ini membawa pengalaman bermain di level tertinggi Eropa dan visi permainan yang menjadi tulang punggung tim Seleção.
Perjalanan Karir yang Gemilang
Paquetá memulai karir profesionalnya di Flamengo sebelum hijrah ke AC Milan pada 2019. Setelah sempat dipinjamkan ke Lyon, ia kini menjadi pilar utama West Ham United di Premier League sejak 2022. Kemampuan teknisnya yang luar biasa dan visi permainan yang tajam membuatnya menjadi salah satu gelandang tengah terbaik di dunia saat ini.
Di level internasional, Paquetá telah mengoleksi lebih dari 40 caps untuk Brazil dan menjadi bagian penting skuad yang meraih Copa América 2019. Pengalamannya di Piala Dunia Qatar 2022 menjadi bekal berharga untuk turnamen kali ini.
Peran Vital di Tim Samba
Dalam skema permainan pelatih Dorival Júnior, Paquetá beroperasi sebagai gelandang serang yang menghubungkan lini tengah dengan serangan. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang emas membuatnya menjadi pemain yang sulit dipisahkan dari starting XI Brazil.
“Paquetá memiliki kreativitas luar biasa dan selalu tenang dalam situasi tertekan,” ujar mantan pelatih timnas Brazil, Tite. Gaya bermainnya yang elegan namun efektif sangat cocok dengan filosofi futebol arte Brazil.
Misi di Amerika Utara
Meskipun belum menunjukkan statistik di Piala Dunia 2026 karena turnamen baru akan dimulai, ekspektasi terhadap Paquetá sangat tinggi. Brazil menargetkan gelar keenam mereka, dan peran Paquetá sebagai dalang serangan menjadi kunci utama.
Dengan pengalaman bermain di liga-liga top Eropa dan mentalitas juara yang teruji, Paquetá siap membuktikan bahwa dirinya layak disebut sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya. Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung sempurna baginya untuk mengukir sejarah bersama tim Samba.
Profil ini diproduksi secara otomatis berdasarkan data resmi Piala Dunia FIFA 2026 | Zonautara.com

