ZONAUTARA.com – Harga cabai rawit melonjak hingga mencapai Rp75.750 per kilogram pada 16 Juni 2026. Sementara itu, harga telur ayam juga meningkat menjadi Rp30.350 per kilogram. Lonjakan harga ini dilaporkan terjadi di beberapa pasar tradisional di Indonesia dan berdampak pada daya beli masyarakat.
Menurut data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), kenaikan harga cabai rawit ini diakibatkan oleh cuaca ekstrem yang mengganggu produksi di sentra pertanian cabai. “Cuaca yang tidak menentu membuat panen cabai di beberapa wilayah utama terganggu,” ujar Tri Wibowo, Ketua Persatuan Petani Cabai Nasional.
Di samping itu, kenaikan harga telur ayam dipicu oleh biaya pakan ternak yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Peningkatan ini turut dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Peternak Ayam, Andi Setiawan, yang menyatakan bahwa beberapa peternak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pakan akibat harga yang melambung.
Untuk mengatasi lonjakan harga ini, pemerintah mengklaim tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk penambahan stok dari beberapa gudang cadangan dan impor sementara dari negara tetangga. “Kami sedang berupaya agar harga dapat kembali stabil dalam waktu dekat,” kata Menteri Pertanian Sri Agung Rahayu.
Peningkatan harga tersebut menambah beban masyarakat, khususnya bagi konsumen rumah tangga dan pelaku usaha kuliner, yang mengandalkan bahan-bahan ini dalam kegiatan sehari-hari.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

