ZONAUTARA.com – Diskusi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin (15/6) malam, berakhir ricuh setelah sejumlah mahasiswa mendatangi acara tersebut. Diskusi ini awalnya menghadirkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Aksi protes mahasiswa berlangsung ketika forum diskusi masih berlangsung. Mahasiswa naik ke panggung dan membentangkan spanduk yang menyatakan penolakan terhadap ketiga pembicara. Situasi kemudian memanas, menyebabkan diskusi harus dihentikan.
Setelah sesi dihentikan, beberapa mahasiswa melemparkan gelas plastik, sementara pejabat yang berada di lokasi dievakuasi. Namun, ratusan mahasiswa menghadang mereka di luar GIK UGM. Meski Nusron Wahid dan Sudaryono sempat berdialog dengan massa, situasi tetap tegang ketika keduanya berusaha meninggalkan lokasi dengan pengawalan.
Mesa, perwakilan dari Serikat Mahasiswa (SEMA) UGM, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. “Mereka tidak layak membicarakan Pancasila selagi Indonesia masih membungkam suara rakyat,” ujar Mesa.
Nusron Wahid, dalam unggahan di akun Instagramnya, menyatakan bahwa ia siap menghadapi kritik sebagai konsekuensi dari jabatannya. “Kami siap datang ke situ untuk berdialog… karena itulah konsekuensi daripada jabatan,” tegas Nusron.
Diolah dari laporan Detik.

