Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Polda Metro Jaya kirim 12 truk bantuan untuk korban gempa NTT demi meringankan beban dan memperingati HUT RI.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Polda Metro Jaya mengirimkan 12 truk yang berisi bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8). Bantuan ini dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri, dari Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memberikan dukungan kepada para korban gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8) dengan magnitudo 7,7.

Bantuan yang dikirimkan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan dasar, meliputi air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut, sarung, alas tidur, serta terpal plastik dalam berbagai ukuran.

“Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” kata Asep.

Setelah dilepas, semua bantuan tersebut dibawa ke Lanud Halim Perdanakusuma untuk diberangkatkan ke NTT. Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur guna menentukan prioritas penyaluran bantuan agar sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto berharap bantuan dapat segera terdistribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. “Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap Budi.

Budi juga menambahkan bahwa pengiriman bantuan ini bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang mencerminkan nilai persatuan dan gotong royong. “Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tutur dia.




Saat ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT selama 14 hari, terhitung mulai 15 hingga 28 Agustus 2026. Hingga Senin, jumlah korban meninggal akibat peristiwa gempa mencapai 54 orang.

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com