ZONAUTARA.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa penerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru B50 akan dimulai sesuai jadwal pada 1 Juli 2026. “B50 sesuai dengan schedule itu kan 1 Juli 2026 akan diimplementasikan,” ujar Bahlil dalam pernyataannya di kompleks DPR RI, Selasa (16/6/2026).
Bahlil menyatakan akan menggelar rapat bersama tim uji coba dalam satu minggu ke depan untuk melakukan evaluasi final. Hasil uji coba yang dilakukan selama ini menunjukkan performa yang positif. “Sekarang kan kita uji coba terus semuanya. 80-90 persen dari hasil uji coba, alhamdulillah baik,” katanya.
Menteri ESDM itu menjelaskan bahwa kualitas BBM B50 dari sisi kadar air lebih baik dibandingkan B40 yang saat ini digunakan. Hal ini menjadi indikator positif bagi kesiapan BBM baru tersebut. “Bahkan kadar airnya dibandingkan dengan B40 dan B50 itu lebih baik di B50,” ucapnya.
Namun, Bahlil menegaskan hasil akhir mengenai evaluasi B50 baru akan disampaikan kepada publik setelah rapat evaluasi final dengan tim uji coba selesai digelar. “Hasil akhirnya akan kami sampaikan pada saat setelah rapat evaluasi final,” ujarnya.
Sebagai informasi, B50 adalah campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menekan impor BBM dan meningkatkan nilai tambah komoditas sawit dalam negeri.
Diolah dari laporan Tirto.

