ZONAUTARA.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri sedang meninjau pendirian Universitas Kepolisian yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Kepala Lemdiklat Polri, Komjen RZ Panca Simanjuntak, mengungkapkan bahwa jika universitas ini terbentuk, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) akan diintegrasikan ke dalamnya.
Panca menyatakan bahwa transisi dari STIK ke Universitas Kepolisian ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan masa depan Polri. “Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Pengembangan pendidikan ini, kata Panca, merupakan langkah Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pada tahun ini, STIK telah mewisuda 289 peserta didik dari program sarjana, magister, dan doktoral. Pendidikan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan personel Polri dalam menghadapi tantangan tugas melalui pendekatan keilmuan.
Sementara itu, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Eko Rudi Sudarto menyatakan bahwa gagasan Universitas Kepolisian telah dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak tiga tahun lalu. Menurutnya, universitas ini bertujuan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi berbagai kalangan untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu kepolisian dan keamanan. “Dengan Universitas Kepolisian tentu harapannya banyak lagi masukan-masukan, karena ilmu itu tidak bersifat eksklusif. Ilmu itu harus inklusif, semua,” tuturnya.
Kehadiran Universitas Kepolisian ini dinilai penting bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pengetahuan di bidang kepolisian dan keamanan, serta diharapkan bisa menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

