ZONAUTARA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi barang bukti yang diduga terkait kasus pemerasan dalam izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) melalui pemeriksaan terhadap pegawai Imigrasi dan pihak swasta pada Rabu, 17 Juni 2026. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Semua saksi hadir. Penyidik mengonfirmasi temuan bukti-bukti dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan guna mendalami mekanisme penerimaan uang pemerasan, khusus untuk wilayah kerja Kanim Jakbar (Kantor Imigrasi Jakarta Barat),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis pada Kamis, 18 Juni 2026.
Para saksi yang diperiksa antara lain Koordinator Lapangan Kanim Jakbar, Rachmawati Dewi Supeni; Staf operasional dan keuangan PT 1688 PRIMA tahun 2020-2026, Imas Rismaya; Staf operasional dan keuangan PT 1688 PRIMA, Felia Qintara; Pelaksana atau JFU Kanimsus Jakarta Barat, Dony Indra Kusuma; Kepala seksi Status Keimigrasian Kanimsus Jakarta Barat, Zainul Fikri. Juga hadir Kepala Bidang Izin Tinggal Dan Status Keimigrasian Kanimsus Jakarta Barat, Widhi Deniartomo Asisona; Kepala Bidang Pelayanan Dan Verifikasi Dokumen Perjalanan Kanimsus Jakarta Barat, Ernawati; serta Kepala Seksi Verifikasi dan Ajudikasi Dokumen Perjalanan Kanimsus Jakarta Barat, Iqbal Radipta Maulistiqlal.
Dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada 2-3 Juni 2026, KPK berhasil mengamankan 18 orang, salah satunya menyerahkan diri. KPK juga mengamankan barang bukti senilai Rp17,5 miliar dalam bentuk 7 unit mobil, 15 unit motor, 11 unit sepeda, saldo dalam rekening bank dan rekening aset kripto, serta mata uang asing. Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim dan Plt. Dirjen Imigrasi Saffar Muhammad Godam.
Mereka yang dijadikan tersangka dijerat Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan telah berada dalam tahanan KPK.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

