Bolehkah Menolak Bekerja atau Mengirim Anak ke Sekolah saat Gelombang Panas?

Inggris menghadapi gelombang panas tanpa aturan hukum suhu maksimum bekerja atau bersekolah. Orang tua dan pekerja harus waspada dan mengikuti panduan otoritas.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Di Inggris, tidak ada hukum yang menetapkan suhu tertentu terlalu panas atau dingin untuk bekerja atau bersekolah. Met Office mengeluarkan peringatan merah langka untuk panas ekstrem yang melanda sebagian Inggris dan Wales minggu ini. Suhu diperkirakan akan meningkat drastis dan bisa mencapai 40℃ pada Rabu dan Kamis.

Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 09.00 pada hari Rabu hingga pukul 21.00 pada hari Kamis untuk wilayah tengah, selatan, dan tenggara Inggris, serta sebagian selatan Wales.

Pemerintah Inggris tidak biasanya menyarankan sekolah untuk tutup karena suhu tinggi, meskipun tidak ada batas suhu maksimum di ruang kelas. Namun, serikat pengajar merekomendasikan agar suhu dalam ruangan dijaga maksimal 26℃. Sekolah harus waspada terhadap potensi kelelahan siswa, terutama yang rentan, dan kepala sekolah harus berdiskusi dengan ketua dewan pengelola atau badan akademi jika memutuskan untuk menutup sekolah.

Sebagai langkah antisipasi, beberapa sekolah melonggarkan aturan seragam, memperbolehkan siswa memakai pakaian olahraga. Jam masuk dan pulang sekolah mungkin diubah untuk menghindari suhu terpanas. Pelajaran juga dapat dipindahkan ke area yang lebih sejuk, dan aktivitas fisik dikurangi.

Rekomendasi dari UK Health Security Agency (UKHSA) menunjukkan bahwa jendela mungkin harus ditutup jika suhu luar lebih panas dari dalam, dan penggunaan kipas sebaiknya dihentikan jika suhu melebihi 35℃. Serikat pengajar berharap pemerintah berinvestasi agar gedung sekolah lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.




Pemerintah menekankan pentingnya kehadiran siswa di sekolah bagi kemajuan belajar mereka, sehingga meskipun cuaca panas, anak-anak dianjurkan untuk bersekolah. Namun, dalam lingkungan kerja, meskipun hukum tidak menetapkan batas suhu tertentu, Health and Safety Executive (HSE) merekomendasikan agar suhu di tempat kerja tetap ‘nyaman’ dengan menyediakan udara bersih dan segar.

Menurut Niall Mackenzie, CEO Acas, penutupan tempat kerja atau ketidakhadiran karena panas sebaiknya menjadi pilihan terakhir dan sebaiknya dilakukan ketika tidak ada alternatif lain serta diinformasikan dengan jelas dan tepat waktu. Employer disarankan untuk fleksibel dan melonggarkan aturan jika memungkinkan.

Bulan lalu, Climate Change Committee (CCC) merekomendasikan agar Inggris menetapkan suhu maksimum di tempat kerja untuk melindungi pekerja di tengah intensitas gelombang panas yang meningkat akibat perubahan iklim.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com