ZONAUTARA.com – Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, menyatakan bahwa Selat Hormuz kini telah dibuka sepenuhnya untuk kapal-kapal dagang. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (23/6) setelah tercapainya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat mengenai pemulihan pelayaran di kawasan strategis tersebut.
Bahreini mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah besar minyak telah berhasil dikirim melalui Selat Hormuz. “Selat itu sepenuhnya terbuka bagi kapal-kapal, termasuk kapal dagang,” ujarnya kepada wartawan di Jenewa.
Pemulihan lalu lintas di Selat Hormuz merupakan hasil dari kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat, di mana kedua negara secara elektronik menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. Kesepakatan ini bertujuan untuk mengakhiri konflik militer yang dimulai sejak 28 Februari.
Dokumen tersebut menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Iran setuju untuk memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Menurut laporan Anadolu, lalu lintas kapal komersial di selat tersebut meningkat ke level tertinggi sejak awal Juni, seiring dengan berlakunya kesepakatan tersebut.
Negosiasi teknis mengenai implementasi MoU Islamabad, yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar, telah diadakan di Swiss pada 21 Juni. Diskusi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai detail teknis pelaksanaan kesepakatan tersebut.
Diolah dari laporan Antara.

