ZONAUTARA.com – Rusia, negara yang dikenal kaya akan minyak, kini menghadapi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang serius. Antrean panjang terlihat di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Rostov-on-Don, akibat terganggunya pasokan bensin. Beberapa wilayah bahkan mengalami kelangkaan total, menyebabkan harga bahan bakar melonjak.
Kondisi ini terjadi karena penurunan produksi di kilang-kilang utama yang terdampak oleh konflik Rusia-Ukraina. Menurut pejabat setempat, beberapa SPBU di wilayah Rostov mengalami kekurangan bensin, memicu antrean panjang kendaraan. “Seorang pengemudi mengatakan kepada Reuters bahwa dia telah mengantre sekitar satu setengah jam, sementara yang lainnya menunggu 20–30 menit,” lapor kantor berita Reuters.
Masalah serupa dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Rusia lainnya, negara yang merupakan salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia. Berbagai daerah melaporkan pembatasan penjualan bahan bakar, kenaikan harga produk minyak, serta antrean panjang di SPBU akibat gangguan pasokan.
Media harian Vedomosti mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia tengah mempertimbangkan untuk mengimpor bahan bakar guna meredakan krisis ini. Kebijakan ini dipertimbangkan menyusul dampak serangan terhadap infrastruktur kilang minyak yang semakin memperparah situasi bahan bakar.
Presiden Vladimir Putin turut menanggapi serangan terbaru terhadap infrastruktur sipil. Menurutnya, serangan ini merupakan upaya untuk menggoyahkan stabilitas masyarakat di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

