Ekonomi Digital Dorong Anak Muda Bangun Personal Branding

Ekonomi digital membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun personal branding sebagai aset penting masa depan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Perkembangan ekonomi digital di Indonesia membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berkarier dan berbisnis dengan cara yang berbeda dari model usaha konvensional. Sebagai bagian dari generasi ini, banyak anak muda memanfaatkan teknologi, kreativitas, dan konsistensi untuk menghasilkan sumber pendapatan dari ekosistem digital yang terus berkembang.

Salah satu contohnya adalah Rizaldo Arif Akbar, seorang digital entrepreneur sekaligus travel content creator asal Semarang. Rizaldo merupakan lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang menggunakan teknologi untuk membangun bisnis digital sebagai sumber pendapatan utamanya. Ketertarikan pada internet dan teknologi membawanya memilih jalur kewirausahaan digital, semakin mantap saat pandemi COVID-19 pada 2020 yang mempercepat transformasi digital di berbagai sektor.

Dengan modal smartphone, koneksi internet, dan keterampilan yang terus diasah, Rizaldo mampu mengembangkan layanan digital secara mandiri hingga tumbuh menjadi bisnis berkelanjutan. Salah satu usahanya yang terkenal adalah layanan top up game digital yang melahirkan identitas Kang Asep, menjadi personal branding sekaligus aset penting dalam memperluas jaringan bisnisnya. Rizaldo menjelaskan, personal branding di era digital bukan sekadar populer di media sosial, tapi juga membangun kepercayaan sebagai fondasi usaha.

“Personal branding bukan hanya membuat orang mengenal siapa diri kita, tetapi bagaimana membuat orang percaya terhadap apa yang kita kerjakan dan nilai yang kita bawa. Konsistensi menjadi kunci utama dalam proses tersebut,” ujarnya.

Selain bisnis digital, Rizaldo aktif sebagai travel content creator melalui akun TikTok @rizaldo.kangasep, dengan konten yang mengulas destinasi wisata, budaya, kuliner, dan pengalaman perjalanan ke berbagai negara. Menurut Rizaldo, aktivitas ini bukan hanya berbagi pengalaman, tetapi juga memperluas wawasan untuk mendukung bisnisnya. Ia percaya perjalanan memberikan pelajaran dan melatih keberanian serta pemahaman dari sudut pandang lebih luas.

Rizaldo berpendapat bahwa kombinasi bisnis digital dan industri kreator konten menunjukkan bagaimana ekonomi digital menghadirkan model usaha baru. “Personal branding yang kuat mampu memperluas peluang kolaborasi, meningkatkan kepercayaan audiens, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari karya digital,” tuturnya. Rizaldo mendorong generasi muda untuk berani memanfaatkan peluang di ruang digital untuk membangun masa depan.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com