ZONAUTARA.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Pertemuan kedua pemimpin ini berfokus pada peluncuran peta jalan kerja sama Indonesia-Belarus untuk periode 2026-2030, sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral.
Lukashenko tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 11.23 WIB, disambut iring-iringan pasukan motoris dan berkuda, serta pelajar yang mengibarkan bendera Indonesia dan Belarus. Prabowo menyambut langsung Lukashenko di sisi barat Istana Merdeka sebelum keduanya mengikuti upacara penyambutan yang diwarnai dengan lagu kebangsaan kedua negara, pemeriksaan pasukan, dan perkenalan delegasi masing-masing.
Delegasi Indonesia yang turut mendampingi Prabowo antara lain Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mentan Andi Amran Sulaiman, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Mensekneg Prasetyo Hadi, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.
Usai upacara, kedua kepala negara melakukan sesi foto bersama, penandatanganan buku tamu negara, mengadakan pertemuan tatap muka, dan berlanjut ke pertemuan bilateral antar delegasi. Agenda diakhiri dengan penyampaian pernyataan pers bersama mengenai hasil pembahasan kedua negara.
Menlu Sugiono menjelaskan bahwa kunjungan Lukashenko merupakan balasan atas lawatan Prabowo ke Belarus. Melalui Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030, kedua negara akan memperkuat kerja sama di bidang ketahanan pangan, energi, pertanian, dan penyediaan bahan baku pupuk, sekaligus membuka babak baru dalam hubungan bilateral. Lukashenko sendiri dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

