Mesir Melaju ke 16 Besar Piala Dunia Setelah Adu Penalti Lawan Australia

Mesir berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Australia dalam adu penalti. Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Mesir.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Mesir Melaju ke 16 Besar Piala Dunia Setelah Adu Penalti Lawan Australia

ZONAUTARA.com – Tim nasional Mesir berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menaklukkan Australia dalam drama adu penalti, Sabtu (4/7/2026) waktu WIB. Hossam Abdelmaguid menjadi pahlawan dengan tendangan penalti yang menentukan, sementara dua pemain Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal mengeksekusi penalti mereka.

Abdelmaguid merayakan kemenangan dengan melepas bajunya sambil berlari ke arah sudut lapangan, bergabung dengan rekan-rekannya yang sangat gembira. Mohamed Salah, yang berhasil mencetak gol melalui tendangan Panenka, terlihat meneteskan air mata bahagia, dan pelatih Hossam Hassan juga tidak bisa menahan emosinya. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Mesir dalam pertandingan knockout di Piala Dunia.

“Hati dan jiwa saya bersama rakyat Palestina,” ungkap Hassan. “Saya berterima kasih kepada mereka dan mendedikasikan kemenangan ini untuk mereka. Kami berhasil membuat orang Arab bangga. Saya ingin menang demi rakyat yang baik. Tuhan menghormati kami karena orang-orang baik yang ada di sini.”

Hassan, yang merupakan salah satu striker terhebat Mesir dan tiga kali juara Piala Afrika, sering menerima kritik sebagai pelatih. Meskipun begitu, ia berhasil membawa Mesir mencapai babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1934, saat mereka kalah 4-2 dari Hungaria.

Permainan yang berlangsung sangat ketat ini tampaknya menuju adu penalti setelah gol bunuh diri Mohamed Hany pada menit ke-55. Mesir sempat unggul lebih dulu melalui gol Emam Ashour pada menit ke-13, namun Australia mampu menyamakan kedudukan.




Dalam laga ini, Mesir menunjukkan determinasi yang lebih, terutama setelah memasukkan Trezeguet dan mengubah formasi menjadi tiga bek. Namun, ancaman nyata terhadap gawang Australia sangat terbatas, kecuali satu penyelamatan gemilang dari kiper Patrick Beach terhadap sundulan Rami Rabia.

Beach digantikan oleh Mat Ryan di akhir waktu tambahan untuk menghadapi adu penalti, namun tidak dapat menghentikan satu pun tendangan penalti dari pemain Mesir. Meskipun ada insiden di hotel tim yang melibatkan direktur tim Ibrahim Hassan dan seorang petugas polisi, hal itu tidak mengganggu fokus Mesir.

Mesir kini bersiap untuk menghadapi Cape Verde atau Argentina di Atlanta, melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia ini.

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com