ZONAUTARA.com – Wisata halal kini menjadi salah satu segmen yang berkembang pesat dalam industri pariwisata global. Menanggapi potensi ini, Vietnam berupaya memperkuat ekosistem pariwisata yang ramah bagi wisatawan Muslim dengan melakukan kolaborasi lintas sektor yang lebih terintegrasi. Upaya ini bertujuan agar Vietnam dapat bersaing sebagai destinasi wisata halal terkemuka di Asia.
Langkah ini menjadi fokus pembahasan dalam Vietnam Halal Tourism Conference 2026 yang melibatkan pemerintah, organisasi internasional, dan pelaku industri pariwisata. Dalam forum ini dibahas peluang meningkatkan daya tarik Vietnam bagi wisatawan Muslim melalui kerjasama lebih erat antara berbagai pemangku kepentingan di industri pariwisata.
Vietjet dalam forum tersebut memperkenalkan inisiatif Vietnam Halal Connect. Ini adalah langkah yang diusulkan untuk mendorong kolaborasi di antara maskapai penerbangan, pengelola bandara, pelaku industri pariwisata, lembaga sertifikasi halal, dan mitra teknologi. Tujuannya adalah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga dapat meningkatkan pengalaman wisatawan Muslim saat berkunjung ke Vietnam.
Commercial Director Vietjet, Ha Nang Viet, menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan perjalanan dari wisatawan Muslim menjadi peluang bagi Vietnam untuk memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata. “Kami melihat peluang besar untuk memperkuat daya tarik Vietnam di kalangan wisatawan Muslim melalui konektivitas yang lebih baik dan layanan yang merespons kebutuhan perjalanan mereka yang terus berkembang,” ujarnya.
Selain fokus pada makanan halal, Vietjet juga menargetkan pengembangan solusi perjalanan digital dan memperkuat kemitraan dengan pelaku industri untuk mendukung penerapan standar halal internasional di berbagai layanan. Melalui strategi ini, diharapkan terjalin koordinasi yang erat di antara pelaku industri, memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi wisatawan Muslim, mulai dari perencanaan hingga kembali ke negara asal.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

