Sampah Menumpuk di TPS Rusun Waduk Pluit, Target Rampung 10 Hari

Sampah menumpuk di TPS Rusun Waduk Pluit. Pemprov DKI Jakarta menargetkan masalah ini rampung 8-10 hari setelah viral di media sosial.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Detik – Berita

ZONAUTARA.com – Sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menumpuk hingga meluber ke luar area. Kondisi ini membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menangani masalah tersebut. Tumpukan sampah yang meluber terlihat pada sebuah unggahan di Instagram, Rabu (15/7/2026), yang menyebabkan penutupan jalan di sekitar area TPS.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan agar penumpukan sampah ini dapat diangkut seluruhnya dalam waktu 8 hingga 10 hari. Pemerintah setempat telah mengerahkan alat berat, truk, dan personel untuk mempercepat penanganan sampah yang sudah viral di media sosial. “Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari. Hari ini yang sudah bekerja ada satu alat berat, tiga unit truk, dan sepuluh personel yang bekerja di lapangan,” ujar Pramono.

Pramono menjelaskan bahwa keterlambatan antrean di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) hingga ke TPST Bantargebang menjadi penyebab utama penumpukan sampah di kawasan rusun. Pramono menegaskan bahwa jumlah personel dan armada akan ditambah dalam satu hingga dua hari ke depan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah. “Satu sampai dua hari ke depan akan kami tambah. Mudah-mudahan 8 sampai 10 hari akan selesai,” tuturnya.

Selain upaya pembersihan dalam waktu dekat, Pramono juga meminta agar sistem pengelolaan sampah di kawasan Rusun Waduk Pluit ditingkatkan untuk mencegah penumpukan kembali di masa mendatang. “Saya meminta secara khusus agar pengelolaan Waduk Pluit ini dikelola kembali dengan aturan dan cara yang lebih baik, supaya tidak terjadi lagi penumpukan seperti yang sekarang ini,” imbuhnya.

Pemerintah berharap gerakan ini tidak hanya menyelesaikan masalah sementara, namun juga menghindari pemborosan waktu dan energi dengan penerapan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.




Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com