ZONAUTARA.com – Singapura kini mempersiapkan rencana besar untuk mengembangkan kawasan Greater Sentosa. Pemerintah setempat merencanakan pembangunan “pulau surga” yang akan dikembangkan dalam 20 tahun ke depan dengan fokus pada pengalaman wisata berbasis alam. Destinasi ini diharapkan dapat menarik minat sekitar 32 juta pengunjung setiap tahunnya.
Transformasi ini diatur dalam Greater Sentosa Master Plan yang diperkenalkan oleh Sentosa Development Corporation (SDC). Peta jalan ini tidak hanya bertujuan menambah objek wisata tetapi juga memperkaya pengalaman pengunjung untuk lebih banyak menghabiskan waktu di destinasi tersebut.
Berbagai pengalaman baru akan dihadirkan termasuk menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitar Sentosa, menikmati kuliner di dalam kanopi hutan, dan ruang rekreasi yang menyatu dengan alam. “Alih-alih menjadi atraksi yang berdiri sendiri, pengalaman-pengalaman ini melengkapi perpaduan rekreasi, gaya hidup, dan hiburan yang sudah dimiliki Sentosa,” ungkap Benjamin Cassim, dosen senior Temasek Polytechnic, kepada Channel News Asia.
Selain itu, SDC juga berencana mengembangkan Pulau Brani sebagai ikon baru dengan proyek atraksi modern. Transformasi ini turut mencakup peningkatan infrastruktur seperti penggantian Sentosa Express dengan sistem trem baru dan pembangunan landmark baru seperti Sensorium. Christopher Khoo, Direktur Pelaksana MasterConsult Services, menekankan pentingnya destinasi wisata menawarkan pengalaman bermakna dan beridentitas kuat.
Meski belum ada calon investor yang diumumkan, SDC melihat pengembangan Pulau Brani, terutama usai pemindahan Terminal Pelabuhan Brani ke Tuas, sebagai langkah strategis untuk menjadikan Singapura tetap kompetitif dalam industri pariwisata global.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

