ZONAUTARA.com – Iran melancarkan peringatan kepada Inggris akibat izin yang diberikan kepada Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan udara Inggris guna menyerang wilayah Iran. Peringatan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Iran, yang menegaskan bahwa setiap negara yang memfasilitasi serangan terhadap Iran akan menanggung akibat hukum dan keamanan.
Pernyataan resmi dari Kemlu Iran menyatakan, “Iran berkomitmen penuh untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, kepentingan nasional, dan keamanan dari segala bentuk agresi. Setiap negara yang menjadi pihak dalam agresi militer terhadap Iran akan bertanggung jawab atas konsekuensinya,” tegas pernyataan tersebut pada Kamis (23/7).
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Perdana Menteri Inggris mengizinkan penggunaan pangkalan udara Inggris oleh militer AS untuk operasi yang disebut Washington sebagai “serangan defensif” terhadap Iran. Ketegangan kawasan Timur Tengah meningkat setelah kesepakatan gencatan senjata tanggal 18 Juni dibatalkan, dan pasukan Amerika di bawah Komando Pusat (CENTCOM) kembali menyerang beberapa lokasi di Iran.
Selain itu, Iran juga mengecam tindakan London tersebut dengan tuduhan melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Akibat eskalasi ini, Iran melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah, memicu pernyataan resmi dari otoritas AS bahwa kesepakatan penghentian konflik di antara kedua negara telah resmi berakhir.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan semakin tingginya ketegangan di kawasan Timur Tengah, di mana hubungan diplomatik dan langkah-langkah militer terus menjadi fokus utama perhatian internasional.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

