ZONAUTARA.com – Seorang akuntan berinisial AC di Cengkareng, Jakarta Barat, merekayasa laporan polisi dengan mengaku menjadi korban begal untuk mendapatkan klaim asuransi. Laptop yang diklaim dirampas ternyata sedang diservis di Mangga Dua.
Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP George Ruben AY mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan laptop tersebut di pusat servis, bukan dirampas begal. Fakta ini didukung oleh dokumen penerimaan servis dan bukti pembelian yang diverifikasi penyidik.
AC juga mengaku melukai dirinya dengan gunting untuk mendukung klaimnya. Akhirnya, AC mengakui membuat laporan palsu dengan tujuan menghindari cicilan laptop senilai Rp 27,3 juta yang baru diangsur lima kali.
AC membuat laporan palsu tersebut pada 22 Juli 2026, mengaku kehilangan tas berisi Rp 1 juta dan laptop. Namun, polisi menemukan kejanggalan dan membuktikan tidak terjadi pencurian.
Akibat tindakannya, AC membuat video klarifikasi dan mencabut laporan di Polres Metro Jakarta Barat, serta meminta maaf kepada kepolisian.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

