ZONAUTARA.com – Pria korban mutilasi yang ditemukan di Pancoran Mas, Kota Depok, telah diidentifikasi sebagai Kunaefi, warga Cipayung. Sebelum jasadnya ditemukan, Kunaefi sempat dilaporkan hilang oleh istrinya di Polres Metro Depok pada 25 Juli 2026. Jasad korban pertama kali ditemukan dalam karung di kawasan Tanah Merah pada 4 Agustus 2026, setelah warga yang mengira karung tersebut sampah, membakarnya.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil identifikasi korban, laporan orang hilang, dan keterangan saksi-saksi, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya di Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. “Berbekal hasil identifikasi korban, laporan orang hilang, keterangan para saksi, serta rangkaian penyelidikan, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap identitas pelaku dan mengamankannya di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Pelaku pembunuhan ini bernama Saepul atau SA, yang berusia 26 tahun. Saepul mengenal korban melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung pada 23 Juli 2026. Menurut Budi Hermanto, pertemuan tersebut berakhir dengan cekcok yang kemudian berujung pembunuhan. Pelaku menggunakan senjata tajam untuk membunuh korban dan memutilasi tubuhnya untuk menghilangkan jejak.
Pihak polisi mengungkap bahwa Saepul membungkus tubuh korban dengan plastik hitam dan karung sebelum membuangnya di kawasan Tanah Merah. Sedangkan potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di daerah Pitara, Pancoran Mas. “Sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas,” lanjut Budi Hermanto.
Penangkapan pelaku juga dibenarkan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, yang menyatakan bahwa Saepul ditangkap pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten. “Saat ini masih kami kembangkan,” kata Iman.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

