ZONAUTARA.com – Siswi SMA berinisial AP (14) meninggal dunia setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, dan dimakamkan di TPU Marabunta, Pondok Ranji, pada Selasa (11/8). “Disalatkan di Masjid At Taqwa Kompleks Pertamina Pondok Ranji Ciputat Timur dan dimakamkan di TPU Marabunta Pondok Ranji,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (10/8) sore, ketika AP terjatuh dari peron dan akhirnya tertemper KRL. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Bambang menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban, “Ucapan belasungkawa terhadap keluarga almarhumah dan kita doakan agar almarhumah diterima di sisi Allah dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya. Saat ini, Polsek Ciputat Timur masih menyelidiki lebih lanjut insiden yang terjadi.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mengamankan beberapa barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan. Bambang juga menambahkan bahwa aparat tengah memeriksa saksi, termasuk teman sekolah korban, yang mengungkapkan bahwa mereka sempat pulang sekolah bersama sebelum akhirnya berpisah di stasiun.
Sebelum kejadian, korban berada di peron saat kereta api dari Tanah Abang memasuki area stasiun, dan petugas keamanan melihat korban terjatuh ke jalur kereta. Sampai berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan faktor penyebab dari insiden ini.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

