ZONAUTARA.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan bahwa proyek Giant Sea Wall di pantai utara Jawa akan segera dimulai. Presiden Prabowo menilai proyek ini penting untuk melindungi pesisir utara Jawa dari ancaman abrasi air laut. Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI saat penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8).
Menurut Presiden Prabowo, Giant Sea Wall akan menjadi tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa dari bencana, seraya belajar dari contoh negara lain, seperti Belanda. “Giant Sea Wall, tanggul-tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang,” ungkap Prabowo.
Ia menambahkan bahwa sistem pertahanan semacam ini telah menjadi andalan di negara Belanda, dan kini melindungi jutaan penduduk di sana. “Negara Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant Sea Wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk Belanda dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional Belanda,” jelasnya.
Prabowo menekankan bahwa proyek Giant Sea Wall harus segera dimulai untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare lahan yang berpotensi tenggelam akibat meningkatnya permukaan laut. Selain berfungsi sebagai pelindung, proyek ini juga diharapkan dapat menjadi infrastruktur air bersih, jalur pertumbuhan baru, serta proyek rekayasa bagi putra putri bangsa. Terobosan teknologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga akan digunakan dalam proyek ini.
Proyek Giant Sea Wall diperkirakan memerlukan waktu penyelesaian antara 15 hingga 20 tahun dan akan dibagi menjadi 15 segmen, dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. “Ini waktu yang lama. Saya tidak tahu presiden ke berapa yang akan meresmikan. Tapi, saya bertekad Presiden ke-8 akan mulai proyek ini,” tegasnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

