ZONAUTARA.com – Pemerintah Indonesia dan China resmi meluncurkan Dialog Strategis Komprehensif (CSD), yang pertama kali diadakan pada Jumat di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. CSD menjadi platform baru untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam lima pilar utama yaitu politik, ekonomi, maritim, hubungan antar-masyarakat, dan keamanan.
“Pertemuan ini berfungsi sebagai platform strategis yang berorientasi ke masa depan, yang memandu kemitraan bilateral di lima pilar, yaitu politik, ekonomi, maritim, hubungan antar-masyarakat, dan keamanan,” kata Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam sambutan pembukaan CSD Indonesia-China di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jumat.
Pertemuan tersebut juga menandai dimulainya pembahasan Rencana Aksi Indonesia-China 2027-2031 sebagai lanjutan dari Rencana Aksi 2022-2026. Sugiono menambahkan, CSD pertama ini bertepatan dengan dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15 China serta pelaksanaan Rencana Aksi Jangka Menengah Indonesia 2025-2029 menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dengan demikian, Sugiono berharap kedua belah pihak dapat memastikan dialog ini menghasilkan capaian-capaian nyata. “Pertemuan hari ini memberi kita kesempatan untuk mengevaluasi kerja sama, memperdalam kolaborasi, memperkuat keterlibatan, mengidentifikasi prioritas strategis, dan menerjemahkan konsensus kedua pemimpin ke dalam hasil konkret dan saling menguntungkan,” ujar Sugiono. Dia juga menyampaikan simpati Indonesia atas bencana alam di China, menegaskan bahwa tantangan global menjadi alasan kuat untuk mempererat hubungan bilateral demi keberlangsungan bersama.
CSD merupakan mekanisme bilateral baru tingkat menteri luar negeri yang dibentuk saat Sugiono berkunjung ke Beijing pada April 2025. Setelah CSD, Kemlu RI juga akan menjadi tuan rumah Pertemuan ke-2 Mekanisme Dialog 2+2 antara menlu dan menteri pertahanan Indonesia dan China. Pertemuan 2+2 akan berfokus pada penguatan kerja sama di bidang politik, pertahanan, dan keamanan pada tataran bilateral, regional, serta global. Dua agenda tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis komprehensif Indonesia-China.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

