ZONAUTARA.com – Dampak fenomena El Nino di Sulawesi Utara kian terasa. Sejumlah wilayah mulai mengalami kekeringan, sementara kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di beberapa daerah.
Di kawasan perkebunan Moyogang, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, salah satu sumber air yang dikenal warga dengan nama Binontou mulai mengering.
Binontou merupakan bekas aliran sungai yang telah berpindah jalur.
Selama ini, lokasi tersebut kerap dimanfaatkan warga sebagai tempat memancing karena memiliki cukup banyak ikan.
Nabil Bonde, salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan pada kondisi normal, Binontou biasanya memiliki kedalaman air hingga mencapai dada orang dewasa.
“Banyak jenis ikan di sini. Airnya biasanya bisa sampai dada orang dewasa,” ungkap Nabil, Rabu (26/8/2026).
Namun, menurutnya, sebagian besar ikan di lokasi tersebut telah diambil warga sehingga kini hanya tersisa beberapa jenis ikan, termasuk ikan sapu-sapu.
Sementara itu, warga lainnya, Anjas Paputungan, mengatakan air di Binontou selama ini juga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di perkebunan.
“Selain untuk penyiraman tanaman, air ini juga digunakan untuk penyemprotan rumput,” jelas Anjas.
Menyusut air di Binontou menjadi salah satu gambaran dampak kekeringan yang mulai dirasakan warga di kawasan perkebunan Moyogang. Hal ini tidak hanya mengubah kondisi sumber air yang selama ini menjadi tempat memancing, tetapi juga berpotensi mengganggu kebutuhan air untuk aktivitas pertanian warga.

