ZONAUTARA.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mendorong pembangunan Base Transceiver Station (BTS) baru di Kampung Bukide, Kecamatan Siau Timur, Pulau Siau, untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi masyarakat di wilayah yang selama ini masih mengalami blank spot.
Rencana pembangunan BTS tersebut menjadi salah satu hasil pembahasan Pemerintah Kabupaten Sitaro dan Pimpinan DPRD, bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI dalam audiensi di Jakarta, Selasa (2/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sitaro mengusulkan pembangunan BTS di lima titik yang masih mengalami keterbatasan akses telekomunikasi. Namun, karena keterbatasan anggaran, pembangunan belum dapat dilakukan secara bersamaan. Untuk tahap awal, pembangunan BTS di Kampung Bukide telah mendapat persetujuan dan direncanakan mulai direalisasikan pada awal 2027.
Plt. Bupati Sitaro Heronimus Makainas mengatakan, pembangunan BTS di Bukide menjadi langkah penting untuk membuka akses komunikasi bagi masyarakat yang selama ini belum mendapatkan layanan jaringan secara memadai.
“Ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin wilayah yang masih blank spot, khususnya di Bukide, bisa segera mendapatkan akses komunikasi dan internet yang lebih baik,” ujar Heronimus.
Menurutnya, kondisi geografis Sitaro yang terdiri dari wilayah kepulauan membuat pemerataan infrastruktur telekomunikasi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan jaringan di sejumlah wilayah dapat ditangani secara bertahap.
Ketua DPRD Sitaro Moghtar H.M. Kaudis turut menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal pembangunan infrastruktur telekomunikasi tersebut. DPRD, kata dia, akan terus mendorong agar kebutuhan jaringan internet masyarakat di wilayah blank spot mendapat perhatian dan dapat direalisasikan.
“Kami di DPRD akan terus mengawal prosesnya dan berupaya agar kebutuhan jaringan internet masyarakat bisa terpenuhi. Akses komunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan penting, termasuk bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat layanan,” kata Moghtar.
Selain pembangunan BTS di Bukide, Pemkab Sitaro juga memperoleh persetujuan penambahan alokasi VSAT BAKTI untuk membantu menyediakan akses internet di wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.
Pemkab Sitaro berharap pembangunan BTS Bukide dapat menjadi langkah awal untuk memperluas pemerataan jaringan telekomunikasi di Pulau Siau, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses komunikasi dan internet yang lebih baik.

