ZONAUTARA.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia akan mendorong eksplorasi besar-besaran terhadap cekungan dan blok minyak baru. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan sumber energi dalam negeri.
Bahlil menyatakan bahwa selain fokus pada wilayah eksplorasi baru, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan sumur-sumur minyak tua dengan menggunakan intervensi teknologi. “Kita juga akan mendorong eksplorasi besar-besaran terhadap cekungan-cekungan, blok-blok minyak, dan optimalisasi terhadap sumur-sumur yang sudah ada. Sumur-sumur tua kita akan mengintervensi dengan teknologi,” kata Bahlil usai Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Jumat (18/9/2026).
Selain itu, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi instruksi khusus terkait penataan 45.000 sumur minyak rakyat. Ditekankan bahwa pengelolaan ribuan sumur tersebut harus dilakukan secara profesional untuk mencegah pelanggaran maupun penyelewengan hasil produksi. “Termasuk di dalamnya tadi Bapak Presiden memerintahkan untuk memantau terkait dengan sumur-sumur rakyat yang 45.000 itu harus dilakukan secara profesional dan kemudian tidak boleh ada pelanggaran atau dijual ke tempat lain,” imbuhnya.
Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produksi hulu migas sembari menjaga ketahanan energi nasional dalam merespons dinamika geopolitik global. Stok cadangan BBM nasional saat ini tercatat dalam posisi aman. “Ketersediaan untuk stok BBM kita, cadangan nasional kita berada di angka 18 sampai 20 hari. Jadi masih alhamdulillah clear,” pungkasnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

