ZONAUTARA.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Teranyar, kebakaran melanda wilayah Rumesung, Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga, Kamis (17/09/2026) malam.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Welmy Kalangit, mengatakan, penanganan Karhutla yang terjadi di Kasawari masih terus dilakukan.
Menurutnya, kondisi di lokasi cukup menyulitkan proses pemadaman. Petugas harus menghadapi cuaca panas dan angin kencang. Selain itu, akses jalan menuju lokasi relatif sulit dan jaringan komunikasi juga terkendala.
“Saat ini tim masih melakukan pemadaman dan pendinginan, sekaligus membatasi agar api tidak merambat ke area perkebunan warga,” katanya.
Welmy menjelaskan, BPBD sementara fokus di 2 lokasi pemadaman api. Selain di Kasuwari, personil juga melakukan penanganan di Batu Putih.
Per tanggal 18 September 2026, BPBD mencatat terjadi 61 kejadian Karhutla di Kota Bitung dengan total luas lahan terbakar mencapai 133,53 hektar.
“Mengingat ada 2 lokasi kebakaran, penyaluran air bersih yang biasanya setiap hari, kali ini belum bisa disalurkan karena personil sementara fokus penanganan,” tukasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung Rudy Theno menyatakan, pihaknya selalu berkolaborasi dengan BMKG dalam hal memantau status.
Kendati demikian, Rudy berujar, Pemkot Bitung belum mau terburu-buru menetapkan status siaga darurat bencana menyikapi fenomena iklim global tersebut.
“Untuk sementara ini masih bisa tertangani, tinggal kita memantau perkembangan beberapa pekan ke depan,” tukas Rudy.

