ZONAUTARA.com – Hari ini, dua topik besar menyita perhatian publik: penetapan korporasi sebagai tersangka kasus kebakaran hutan oleh Polri dan dorongan penguatan investasi untuk pembangunan Papua. Polri memberikan sinyal kuat terhadap tindakan pembakaran hutan oleh korporasi, menunjukkan langkah konkret dalam penegakan hukum lingkungan. Sementara itu, pengembangan Papua kembali menjadi fokus dengan kolaborasi multipihak untuk memanfaatkan sumber daya alam sebagai penggerak pembangunan.
Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka
Dikutip dari Antara, Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyebut Polri telah menetapkan 11 korporasi, termasuk tiga PMA, sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan. Penyidikan berjalan terus untuk mengumpulkan alat bukti yang lebih lengkap.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
IA-ITB Dorong Investasi untuk Papua
Detik melaporkan bahwa Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) mendorong penguatan investasi dan pengembangan SDM untuk pembangunan Papua. Seminar yang digelar di Jakarta ini menegaskan perlunya strategi jangka panjang dan sinergi multipihak untuk mengoptimalkan potensi mineral dan migas di Papua.
Baca selengkapnya di Detik – Berita →
Rakernas Desak Eksistensi Dewan Pendidikan
Media Indonesia melaporkan Rakernas Dewan Pendidikan 2026 di Surakarta mendesak pengakuan kelembagaan Dewan Pendidikan dalam RUU Sisdiknas. Peserta rakernas menilai lembaga ini penting untuk partisipasi masyarakat dan pengawasan mutu pendidikan.
Baca selengkapnya di Media Indonesia →
Panas Bumi RI Sulit Digali
CNBC Indonesia mengangkat tantangan dalam pemanfaatan potensi panas bumi Indonesia meski cadangannya melimpah. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menghadapi risiko besar dalam eksplorasi dan pengembangan, yang menghambat kemampuan menghasilkan listrik secara optimal.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Sementara Polri melanjutkan penyidikan kasus karhutla, implementasi strategi investasi untuk Papua diharap dapat segera terwujud guna meraih manfaat ekonomi bagi masyarakat.

