Dua saudara kandung Nik Wallenda dan Lijan lakukan atraksi maut

Aksi itu disiarkan langsung stasiun televisi ABC.

(AP Photo/Mary Altaffer)

ZONAUTARA.com – Dua saudara kandung dari keluarga pemain sirkus Flying Wallendas (vah-LEN’-dash) melakukan aksi berbahaya dan menantang maut di Times Square, New York, Minggu malam (23/5/2019) waktu setempat, atau Senin pagi waktu Indonesia.

Nik Wallenda dan adiknya Lijana berjalan di atas seutas kabel tembaga yang terbentang di antara dua gedung pencakar langit setinggi 25 lantai.

Kedua kakak beradik ini berjalan dari sisi yang berbeda pada kabel yang terbentang di ketinggian 396 meter yang digantung diantara dua menara Times Square.

Aksi berbahaya mereka disiarkan langsung oleh saluran televisi ABC, dan mendapat perhatian yang sangat luas di Amerika bahkan di belahan dunia lainnya.

Lijana pada 2017 pernah mengalami kecelakaan fatal dan hampir merenggut nyawanya. Cedera patah tulang serius dialami perempuan pemberani ini, namun dia kembali melakukan aksi berbahaya bersama Nik.




Keluarga Wallenda memang dikenal sebagai penantang maut. Pada 1944, saat Walenda sedang beraksi di atas sebuah kawat di tenda sirkus Connecticut, kebakaran terjadi.

Wallenda selamat meski 167 orang tewas dalam peristiwa itu. Keluarga ini mendapat julukan “The flying Wallendas” karena aksi mereka di atas ketinggian.

Kecelakaan fatal pernah menimpah Wallenda pada 1962, saat aksi piramida yang terdiri dari tujuh orang runtuh, dan mengakibatkan dua anggota aksi itu tewas.

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com