Connect with us

Serba Serbi

Video Permainan Anak Tradisional: TUMBU-TUMBU BLANGA

Cara bermain Tumbu-tumbu belanga adalah jari setiap anak dikepalkan dan disilangkan di tengah lingkaran. Kepalan tangan diurutkan bertingkat, dari bawah ke atas.

Published

on

ZONAUTARA.com — Walaupun di kota permainan anak tradisional sudah sangat jarang di mainkan, namun di kampung-kampung permainan yang sarat dengan nilai kebersamaan, kerjasama, dan baik bagi pertumbuhan kesehatan anak ini terus dimainkan.

Meneruskan Seri Video Permainan Anak Tradisional di Sulawesi Utara, kali ini ZonaUtara.com sajikan permainan anak Tumbu-tumbu Blanga.

Permainan Tumbu-tumbu Blanga biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini dimainkan secara berkelompok yang terdiri dari 5-6 orang. Mereka akan bermain di teras rumah sambil duduk bersila dan melingkar.

Cara bermain Tumbu-tumbu belanga adalah jari setiap anak dikepalkan dan disilangkan di tengah lingkaran. Kepalan tangan diurutkan bertingkat, dari bawah ke atas. Setelah semua kepalan tangan sudah menyatu di tengah lingkaran, maka anak-anak akan mulai mendendangkan syair Tumbu tumbu blanga.

Sambil lagu dinyanyikan, berturut turut dari kepalan yang paling bawah akan membuka telapak tangan mereka, sampai kepalan tangan yang paling atas.    Setelah semuanya terbuka, mereka akan mengakhirinya dengan saling menyubit punggung tangan.

Syair lagunya adalah:

“Tumbu-tumbu blanga, Blanga Minya Drom,
Drom Cakalele Buka satu Dibawah……….”

atau versi lainnya:

Tumbu’-tumbu’ belanga
belanga minyak rong
rong kacalele tom-tom-tom..
sambayang kapiteng
buka satu di bawah!..

 

Baca pula:

Video Permainan Anak: CENGE-CENGE

Serba Serbi

Menjual daging rusa palsu

Peternak di Malaysia mencurigai karena harganya yang sangat murah.

Published

on

Roselan Ab Malek - am@hmetro.com.my

ZONAUTARA.com – Di Malaysia dalam beberapa pekan belakangan, lagi ramai diperbincangkan soal dugaan pedagang menjual daging rusa palsu.

Dugaan itu bermula dari murahnya daging rusa yang dijual berbagai lapak, terutama yang dibagikan di halaman Facebook.

Dikutip dari hmetro.com, seorang peternak rusa di daerah Jerantut, Shamsul Mohd Ali Hanapiah mempertanyakan murahnya daging rusa yang dipasarkan itu.

Menurut Shamsul, biasanya satu kilogram daging rusa dijual seharga 75 ringgit Malaysia (RM) hingga RM95.

“Namun daging yang ditawarkan mereka itu hanya seharga 30 hingga RM35. Itu sesuatu yang mustahil,” kata Shamsul.

Menurutnya, modal untuk beternak seekor rusa hingga siap potong menghabiskan dana sebesar RM3.500. Dari seekor rusa hanya bisa menghasilkan 30 kilogram daging saja yang bisa dijual.

“Jadi adalah hal yang mustahil mendapat untung jika menjual seharga RM30,” kata Shamsul.

Para peternak juga biasanya menjual daging rusa lengkap dengan tulangnya, agar pembeli percaya bahwa yang mereka jual benar-benar daging rusa.

Sementara yang ditawarkan dengan harga murah itu, berupa daging yang sudah dipacking tanpa tulang.

Shamsul dan peternak lain mencurigai, daging yang dijual itu bukan daging rusa melainkan daging lembu atau kerbau yang memang murah.

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com