Connect with us

Tematik

Mobil Ini Satu-satunya Yang Gunakan NOS Di Ajang MAC 2017

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Perhelatan Mantos Auto Contest (MAC) 2017 yang digelar pada 14 – 17 September 2017 Manado Town Square (Mantos) bisa saja selesai. Namun banyak sekali hal unik yang sulit dilupakan dari pameran automotif terbesar di Indonesia Timur ini.

Satu di antara beberapa mobil yang menyita perhatian publik adalah mobil Toyota Avanza milik Andre Sondakh. Mobil ini berhasil menyabet tiga kategori di ajang MAC 2017 tersebut, yakni The Best Racing Look, The Best Drag Racing Style, dan The Best Racing Interior.

Wajar saja jika bisa menjadi perhatian pengunjung Mantos, pasalnya, mobil Avanza milik Andre adalah satu-satunya yang menggunakan Nitrous Oxide System (NOS). Andre, cowok kalem pemilik mobil, mengatakan bahwa mobilnya merupakan mobil balap yang digunakan di arena drag race.

“Mobil ini 95 persen pembuatannya untuk balapan drag race, dan 5 persennya lagi buat konsep, jadi bener-benar mobil drag, bukan cuma buat sekedar konsep,” Ujar Andre, pemilik kendaraan yang berjuluk Babybull ini.

Menurut Andre, konsep mobil ini bukan hanya sekedar tampilan, tapi semuanya berfungsi baik. Dari penampilan wajar mobil ini memenangkan gelar The Best Raching Look. Lihat saja tampilan luarnya, Komponen tambahan atau body kit yang melekat pada bodi mobil seperti: custom wings, custom parasut, dan, stiker black mate crome.

“Untuk urusan dapur pacu, Toyota Avanza 1,3 ini sudah di upgrade menjadi 1,5 dengan penambahan turbokit, custom intake, custom pipe, turbo ct 12, busi iridium + custom head, dan kruk as cb racing,” ujar Pembalap sekaligus modifikator ini.

Cowok 23 tahun pemilik Anzo Auto Garage ini juga mengatakan, untuk urusan kaki-kaki, di bagian depan menggunakan velg work emotion CR R15 dengan ban archiles ATR Sport ukuran 195/50/15. Sedangkan roda belakang, dia menggunakan velg engkei R13, dengan ban MT Custom universal coilover.

Untuk dandanan interior Andre memilih Jok lowmaxx carbon bucket yang dijodohkan dengan Takata seatbelt 4point, sementara untuk kemudi, dia menggunakan stir Vertex forever.

“Untuk pengerjaannya sekitar satu bulan, 100 persen dikerjakan di Anzo Auto Garage, dengan total biaya Rp 250 juta,” pungkasnya.

Berikut spesifikasi mobil Andre Sondakh:

Type mobil: Toyota Avanza 1,3 up to 1,5.
Julukan: Babybull.
Exterior:
Onepcs bodykit.
Custom wings.
Custom parasut.
Wrap stiker black mate crome.
Front turbolar

Mesin:
Blow off HKS.
Apexi intercoller.
Open Filter Apexi.
Sard radiator.
D1 spec oilcoler.
Custom air breth.
Samco Hose.
Samco radiator hose.
Blue thunder coil.
Porting polis + 3 angel
Custom cam saft
Up grade stroke
Piston cp low comp
Exedy clutch
Custom gear ratio
Custom intake exhaust
Airoo speed puley
Unichip Q+
Dasteck
NOZ
Strukbar 4 point.

Kaki-kaki (Udercarige)

Depan:
Velg work emotion CR R15
Ban archiles ATR Sport 195/50/15
Belakang:
Velg engkei R13.
Ban MT
Custom universal coilover.
Front Bbk 6pot.

Interior.
Jok lowmaxx carbon bucket.
Takata seatbelt 4point.

Stir Vertex forever.
RPM Auto meter.
Digital DEFI km Meter.
Defi indikator volt.
Defi indikator air temp.
Defi indikator oil temp.
Defi indikator fuel ratio ( bensin).
Greedy indikator Vacuum.
Greedy indikator BOST.
Samurai shift knob.
Pemadam 3kg.
Semi tubolar 8point rollcage.
Tabung NOZ.

 

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Beri Donasi
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

100 Tahun Tangkoko

Buku foto karya orang Batuputih segera direalisasikan

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Kejutan menggembirakan dirasakan pehobby fotografi yang tergabung dalam komunitas Tukang Foto Orang Batuputih (TFOB) saat menggelar pameran foto di Manado Town Square (Mantos) 3.

Istri Walikota Bitung Khouni Lomban Rawung merespon keinginan TFOB untuk mengabadikan karya-karya foto mereka dalam sebuah buku foto.

“Saya akan mengawal keinginan ini dan akan merealisasikannya segera. Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Bitung agar hal yang sangat baik ini segera terwujud,” ujar Khouni, Jumat (22/3/2019).

Khouni yang ikut bersama dalam diskusi di sela-sela Pameran Foto #MariJoKaTangkoko itu menjelaskan bahwa program Pemkot Bitung di bidang pariwisata dengan 5 Pesonanya harus didukung semua pihak.

Dukungan dari masyarakat Batuputih adalah penting untuk menunjang point Pesona Flora dan Pesona Fauna dalam 5 Pesona Bitung itu. Sebab wilayah Batuputih adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Tangkoko.

Para pehobby fotografi TFOB telah memotret dengan sangat baik dan mengoleksi sekitar 85% kekayaan hayati yang ada di Cagar Alam Tangkoko Batuangus, yang menjadi incaran para fotografer dari mancanegara.

“Maka sangatlah tepat jika karya anak-anak Batuputih harus diapresiasi dengan menerbitkannya dalam sebuah buku, ayo kita bekerja bersama-sama, jika perlu buku itu sudah bisa diterbitkan saat hari ulang tahun Bitung nanti,” harap Khouni.

Khouni yang juga merupakan duta yaki itu berharap buku soal Tangkoko yang dibuat oleh orang Batuputih sendiri bisa menjadi souvenir bagi para wisatawan yang mendatangi Bitung.

Ronny Buol dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) F/21 sangat berharap buku karya TFOB dan pehobby foto lainnya dari Batuputih bisa segera terbit.

“Kurang bagus apa foto-foto yang mereka hasilkan. Contohnya foto-foto yang dipamerkan ini, tak kalah bagusnya dengan karya fotografer-fotografer professional yang datang memotret di Tangkoko. Maka selayaknyalah karya-karya ini dibukukan,” kata Ronny.

Pameran yang dikoordinir oleh Selamatkan Yaki dan didukung oleh berbagai pihak termasuk Pemkot Bitung, BKSDA Sulut, EPASS, PPS Tasikoki, PKT, WCS, LPM f/21, Masyarakat Fotografi sangihe, Spot Photograhpy dan sebagainya itu akan berlangsung hingga Sabtu (23/3).

Reyni Palohoen dari Selamatkan Yaki menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemeran foto ini adalah mengedukasi masyarakat Sulawesi Utara tentang kekayaan biodiversity yang dimilikinya.

“Seharusnya kita bangga dengan kekayaan ini. Lewat foto-foto yang indah ini, kami berharap masyarakat bisa paham bahwa flora dan fauna yang khas dan hanya ada di Sulut ini harus kita lestarikan bersama-sama,” jelas Reyni.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com