Connect with us

Serba Serbi

Momen Valentine, 8 Bayi Lahir Di RSIA Kasih Ibu

Published

on

Delapan bayi yang lahir bertepatan dengan Hari Valentine, Rabu (14/2/2018), di RSIA Kasih Ibu, Manado.(Foto: Zonautara.com/Lukman Polimengo)

MANADO, ZONAUTARA.com – Momen Hari Kasih Sayang tak dilewatkan begitu saja oleh pasangan yang sedang menanti buah hati. Di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Ibu, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, ada delapan bayi lahir bertepatan dengan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, Rabu (14/2/2018).

Kepada wartawan Zonautara, orang tua dan keluarga dari beberapa bayi menceritakan sukacita yang tengah mereka rasakan di momen tersebut.

Bryan Mawey (25), ayah dari Imanuel Mawey yang lahir lewat operasi Caesar. Dia mengaku, tak ada rencana istrinya untuk melahirkan lewat operasi hari itu. Namun karena usia kandungan yang sudah genap 36 minggu, serta rekomendasi dokter maka dilaksanakan operasi.

“Saya beri nama Imanuel. Karena menurut yang saya baca di silsilah Tuhan Yesus, nama Imanuel merupakan keturunan ke 14, yang bertepatan juga dengan Valentine yang dirayakan pada hari ini,” jelas Bryan.

Dirinya mengungkapkan, kelahiran buah hatinya yang pertama ini, ada rasa gugup bercampur dengan rasa bahagia.

Lain lagi yang di ungkapkan pasangan Greise Londong (35) dan Donny Raranta (36). Donny mengungkapkan, Valentine tidak ada istimewanya dengan hari-hari yang lain. Sang istri yang melahirkan saat Hari Kasih Sayang bukan karena memilih tanggal itu. Namun lebih kepada keselamatan sang ibu dan bayi.

“Postur tubuh istri saya tidak terlalu tinggi, jadi jalan satu-satunya lewat operasi. Hal yang sama dialami oleh dua anak saya sebelumnya juga yang lewat operasi,” tutur Donny.

Dokter Vellysia Lindo, salah satu dokter yang di temui di RS Kasih Ibu mengungkapkan, delapan bayi yang lahir di Hari Valentine ini, prosesnya berjalan lancar dan semuanya sehat.

“Delapan pasien ini bertepatan usia kehamilannya sudah pas, dan ketika kita mengajukan operasi, semuanya memilih tanggal tersebut,” tutur dr Velly, sapaan akrabnya.

Dirinya menerangkan, bayi pertama yang dioperasi pada Hari Valentine berlangsung sekitar pukul 04.00 Wita, dan bayi yang ke delapan sekitar jam 11.00 Wita.

 

Editor: Eva Aruperes

Bagikan !

Serba Serbi

Jangan lekas percaya postingan liburan di Instagram, Youtuber ini membuktikannya

Foto di lokasi wisata bisa dimanipulasi dengan mudah.

Bagikan !

Published

on

Instagram Natalia Taylor

ZONAUTARA.COM – Warganet sering dibuat iri dengan postingan influencer khususnya soal perjalanan wisata, yang memposting foto-foto di destinasi wisata.

Bisa jadi, foto itu tidak diambil di lokasi wisata yang sebenarnya, tetapi hanya merupakan rekayasa semata.

Natalia Taylor, seorang Youtuber yang punya 1.95 juta subscriber melakukan eksperimen untuk membuktikan bahwa tak semua foto influencer wisata benar-benar diambil di lokasi seperti yang mereka ceritakan.

Taylor yang juga punya punya 300 ribu follower di Instagram mampu mengecoh warganet dengan serangkaian foto liburan di Bali, yang sebenarnya tidak dipotret di Bali.

Taylor mengunggah melalui akun Instagramnya foto-foto yang membuat pengikutnya berdecak kagum dan dia menuai ribuan komentar.

View this post on Instagram

The queen has arrived 🌊💖 #bali

A post shared by Natalia Taylor (@natalia__taylor) on

Salah satu fotonya sedang menelepon seolah di lobby sebuah hotel, dan dibubuhi caption “The queen has arrived Bali”.

Postingan itu mendapat Like sebanyak 25 ribu kali dan lebih dari 1000 komentar.

Pada postingan berikutnya Taylor mengunggah foto dirinya sedang menikmati relaksasi dengan mandi di dalam bathtub dan menuliskan caption, “where should I travel to next? Comment below and maybe I will :)”

Postingan itu juga mendapat reaksi dari ribuan followernya di Instagaram.

Warganet tertipu, dan percaya bahwa Taylor memang sedang berlibur di Bali. Padahal dia melakukan pengambilan foto itu hanya di sebuah toko IKEA di kotanya.

Taylor kemudian mengupload eksperimen itu pada channel Youtubenya dan menyatakan bahwa dia sengaja membuat konten liburan itu, untuk menegaskan bahwa betapa mudahnya melakukan manipulasi pada foto perjalanan wisata.

Video yang diunggah oleh Taylor itu menjadi viral, dan hanya dalam seminggu telah ditonton lebih dari 1 juta kali.

Jadi, jangan terlalu cepat percaya jika temanmu atau siapa saja mengunggah foto-foto hasil perjalanan. Bisa jadi itu hanya manipulasi digital.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com