Connect with us

Serba Serbi

Citilink Beri Diskon 25 Persen Bagi Anak-anak dan Lansia

Published

on

Salah satu pesawat yang akan landing di Bandara Sam Ratulangi Manado.(Foto: Zonautara.com/Lukman Polimengo)

MANADO, ZONAUTARA.com — Maskapai Citilink Indonesia kembali memberi kemudahan bagi masyarakat. Promo menarik dipersembahkan bagi konsumen yang ingin liburan.

Promo itu berupa pemberian diskon 25 persen untuk anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 65 tahun.

Tia Nugraha, District Sales Manager Citilink Manado mengatakan, promo ini sebagai apresiasi kepada konsumen setia Citilink.

“Tak cuma diskon bagi anak-anak dan lansia, kami juga berikan diskon 10 persen bagi penumpang yang membeli tiket PP (pergi pulang),” ujar Tia, Rabu (25/4/2018).

Dijelaskannya, promo diskon bagi anak-anak dan lansia berlaku untuk pembelian tiket satu atau diskon 10 persen baru berlaku bagi tiket PP.

“Penawaran ini berlaku untuk semua rute penerbangan Citilink dan tidak berlaku untuk pembelian lewat mobile application,” katanya.

Lanjut dia, penawaran ini tidak berlaku untuk check-in di website atau self check-in di bandara. Karena itu, penumpang harus check-in di konter dengan membawa kartu identitas diri yang akan diverifikasi petugas.

Katanya, bila data tak sesuai, penumpang harus menambah biaya tiket sesuai harga normal.

“Penumpang anak-anak dan lansia nantinya mendapat boarding pass prioritas,” ujarnya.(K-06)

 

Editor: Eva Aruperes

Serba Serbi

Tengkorak Yaki berbahan fiber ini dijual murah

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Upaya menjaga kelestarian dan semangat mengangkat budaya lokal yang berjalan beriringan, memberikan inspirasi kreatif bagi Renaldo Kumendong. Tari Kabasaran yang makin digandrungi kalangan generasi muda tentu membuat permintaan aksesoris untuk melengkapi hiasan kostum jadi sangat dibutuhkan.

Aldo, demikian sapaan akrabnya, mengganggap aksesoris Kabasaran yang tertentu tak harus asli. Kalau semuanya harus asli, seperti tengkorak yaki (macaca nigra), justru bisa merusak kelestarian ekosistem.

“Kalau ada grup Kabasaran yang baru dibentuk, misalnya anggotanya ada 6 orang, berarti akan ada 6 yaki yang diburu. Semangat mengangkat budaya lokal Minahasa sudah baik, tapi tindakan memburu satwa yang dilindungi itu tidak terpuji. Itulah mengapa saya bereksperimen dengan membuat tengkorak yaki dari bahan fiber,” kata Aldo, yang juga pentolan Sanggar Vox Teater Club.

Harga satu tengkorak yaki dijualnya murah, yaitu hanya Rp 100.000. Untuk bahan, fiber cair dipesannya dari Surabaya karena di Manado belum dijual. Ia mencampurkan fiber cair dengan satu bahan lagi yang dirahasiakan untuk membuat hasil cetakan jadi sangat kuat.

Proses pembuatannya tidak lama. Malah, imbuhnya, kalau ada yang ingin memesan, bisa ditunggu karena hanya memakan waktu 10 menit pengerjaannya. Sebenarnya bukan hanya tengkorak yaki yang bisa dibuat. Aksesoris lain seperti taring juga bisa.

“Selain bisa untuk keperluan aksesoris Kabasaran, tengkorak fiber bisa juga menjadi bahan pajangan yang artistik. Bagi yang tertarik dan ingin memesannya bisa datang ke sekretariat Sanggar Vox Teater Club yang beralamat di SMK Negeri 4 Manado,” ujarnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com