Forum Pelita Tomohon Terus Tularkan Semangat Kerukunan

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Sejak dibentuk pada tahun 2016 dan disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Tomohon pada tahun 2017, Forum Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kota Tomohon terus melebarkan sayap di seluruh wilayah Kota Tomohon.

Forum yang dinahkodai Toar Pangkey ini pun terus menularkan semangat kerukunan kepada para pemuda yang tersebar di lima kecamatan di Kota Tomohon ini. Setelah digelar di tiga Kecamatan, masing-masing Kecamatan Tomohon Selatan, Tengah dan Barat, Forum Pelita Kota Tomohon kembali menggelar sosialisasi dan dialog di dua kecamatan, yakni Tomohon Utara dan Tomohon Barat.

Ketua Forum Pelita Kota Tomohon Toar Pangkey dalam kesempatan tersebut pun memaparkan latar belakang terbentuknya Forum yang dipimpinnya tersebut.

Dia mengatakan, kehadiran Forum Pelita didasari oleh kekhawatiran adanya oknum-oknum yang mencoba mengganti ideologi bangsa. Sehingga, kata dia, bersama para pemuda di Kota Tomohon, dibentuklah Forum Pelita tersebut, agar para pemuda mempunyai wadah untuk berbagi dan tidak mudah dirasuki oleh paham-paham yang bisa menghancurkan bangsa.

“Forum Pemuda Lintas Agama ini diharapkan bisa menjadi wadah berkomunikasi, wadah berkumpul dan wadah untuk menyalurkan kreativitas para pemuda yang ada di Kota Tomohon ini, sehingga dijauhkan dari isu-isu yang dibawa orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Menurut dia, goal besar dari Forum Pelita Kota Tomohon adalah adanya Sekolah Pluralisme. Agar supaya, lanjut dia, hal-hal yang baik tentang ajaran-ajaran agama, tentang bagaimana menjaga kerukunan bersama bisa ditanamkan kepada orang-orang muda yang ada di Kota Tomohon.

“Dalam sekolah plural itu pun akan diajarkan bagaimana untuk hidup rukun dan damai. Itu yang harus kita lakukan agar Kota Tomohon yang tangguh saat ini ke depan bisa semakin tangguh,” ujar mantan Ketua Pemuda Sinode GMIM ini.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon Pendeta Joey Palilingan STh, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, dirinya merasa bangga dan terharu.

Menurut dia, tidak ada lagi kekuatiran, bahwa akan masuk ajaran-ajaran atau paham-paham yang tidak benar. Pasalnya, kata dia, sudah ada generasi muda yang akan mengawal kerukunan di Kota Tomohon ini.

“Bagi kita orang Minahasa, termasuk di Tomohon, bicara kerukunan sudah bukan merupakan hal yang baru. Ini terbukti dari falsafah dari orang tua dulu, salah satunya Si Tou Timou Tumou Tou. Sehingga, anak muda Kota Tomohon harus terus mengawal kerukunan yang telah lama tercipta di Kota Tomohon ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tomohon Pendeta Simon Rawis. Dia pun meminta dukungan semua lapisan masyarakat dalam pelaksanaan tugasnya di Kota Tomohon.

Dalam diskusi pun muncul beragam masukan dari perwakilan pemuda lintas agama yang ada di Kecamatan Tomohon Utara dan Tomohon Barat.

 

Editor : Christo Senduk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.