Connect with us

Hukum dan Kriminal

Nekad Ancam Warga Dengan Tombak, OR Diringkus Tim Paniki

Published

on

zonasulut.com

MANADO, ZONASULUT.com – OR alias Oke (35) warga Kelurahan Buha Lingkungan III Kecamatan Mapanget, Kota Manado, harus berurusan dengan Tim Paniki Polresta Manado, Jumat (27/7/2018). Pasalnya, dirinya nekad melakukan pengancaman dengan tombak terhadap warga yang masih satu lingkungan tempat tinggal dengannya.

Kronologis kejadian, awalnya pada dini hari sekitar pukul 01.30 Wita, Oke yang dalam keadaan mabuk membuat keributan. Melihat tingkah Oke korban pun lantas menegurnya. Sial, teguran korban ditafsir lain oleh Oke yang langsung mengancamnya dengan tombak.

Tak terima dengan aksi Oke, korban pun menempuh jalur hukum dengan melapor ke pihak berwajib. Tak menunggu waktu lama, Timsus besutan Kapolres Manado Kombes Pol FX Surya Kumara langsung mendatangi lokasi dan mencari Oke.

Katim Paniki, Aipda Joun Polii menerangkan, Oke ditangkap di rumahnya. Saat penggeledahan, Tim Paniki menemukan tombak di dalam rumah yang diduga digunakannya untuk mengancam korban.

“Pelaku dan barang bukti lalu kami bawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Katim. (*)

Editor: Rizali Posumah

Bagikan !
Advertisement
3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: สินเชื่อขอนแก่น

  2. Pingback: http://anbaza.pl/teen-beach-movie-1394.php

  3. Pingback: w88top

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com