Gempa Lombok: 14 Tewas, 1000 Rumah Rusak, 246 Pendaki Berhasil Dievakuasi

Gempa Lombok: 14 Tewas, 1000 Rumah Rusak, 246 Pendaki Berhasil Dievakuasi

MANADO, ZonaSulut.com – Setidaknya ada 14 orang meninggal dunia akibat guncangan gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dan lebih dari 160 orang lainnya menderita luka-luka.

Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan lima diantara korban meninggal dunia itu adalah anak-anak.

Lewat twitter, Sutopo menjelaskan bahwa salah satu korban adalah warga negara Malaysia, Siti Nur Ismawida (30). Dia meninggal dunia akibat tertimpa dinding rumah yang roboh.

“Korban bersama 17 warga Malaysia lainnya akan mendaki Gunung Rinjani, Jadi korban meninggal bukan saat mendaki,” tulis Sutopo.

Lombok diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR pada Minggu (29/7) sekitar pukul 05.47 WITA. Tercatat lebih dari 1.000 rumah rusak. Dan ada 133 gempa susulan terus tercatat setelah gempa utama terjadi.

Pusat gempa diketahui berada di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram dengan kedalaman 24 km. Diperkirakan gempa ini terjadi akibat aktivitas Sesar Naik Flores, namun gempa tidak memicu tsunami.

zonasulut.com

Sumber: Twitter @Sutopo_PN

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 Lintang Selatan dan 116,5 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono melalui keterangan tertulis.

Selain di Lombok, gempa juga dirasakan di Mataram, Sumbawa, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali.

“Masyarakat di Lombok Timur dan Kota Mataram merasakan gempa dengan guncangan keras selama 10 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah. Masyarakat berlindung di jalan, lapangan dan tanah kosong untuk menghindari bangunan roboh,” kata Sutopo dalam pernyataan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (29/7/2018).

Sutopo juga memberikan update kondisi pendaki di Rinjani. Sudah sebanyak 246 orang yang berhasil dievakuasi dari 820 orang yang tercatat mendaki Rinjani saat gempa terjadi. Ada sebanyak 617 pendaki dari mancanegara.

Saat ini seluruh unsur tanggap darurat dikerahkan untuk menanggulangi dampak gempa, termasuk unsur dari TNI-Polri dan Tim SAR.

Editor: Ronny Adolof Buol

Facebook Comments