Connect with us

Hukum dan Kriminal

Satu Napi Terorisme di Lapas Tondano Terima Remisi

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.com Satu orang narapidana kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tondano, mendapatkan remisi, Jumat (17/8/2018).

Remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 ini diserahkan di sela-sela upacara bendera yang dipimpin Penjabat Bupati Minahasa Royke Mewoh.

Narapidana khusus terorisme yang menerima remisi tersebut merupakan salah satu dari total 172 orang narapidana dengan berbagai kasus di Lapas Tondano.

Kepala Lapas Tondano Teguh Iman mengatakan, narapidana khusus terorisme yang mendapatkan remisi tersebut atas nama Panji Koko Kusumo, yang mendapatkan remisi sebanyak dua bulan.

“Narapidana terorisme tersebut merupakan pindahan dari Mako Brimob pada tanggal 28 Juli 2018,” ungkap Teguh, usai upacara.

Menurut dia, pemberian remisi kepada narapidana khusus terorisme tersebut, karena sudah menjalani pembinaan dengan sangat baik. Selain itu, kata dia, sikap maupun psikologis narapidana tersebut sudah sangat baik.

“Narapidana tersebut sudah menyatakan menerima dan ikrar kepada NKRI,” pungkasnya. (K-03)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Hendra dianiaya setelah tolak miras, pelakunya dibekuk URC Totosik

Published

on

Pelaku saat diamankan URC Totosik. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kasus kriminilitas yang diakibatkan oleh minuman keras (miras) kembali terjadi di Kota Tomohon. Kali ini, aksi kriminal tersebut terjadi di Lingkungan III, Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Selasa (8/10/2019).

Korbannya, yakni Hendra Wagiu (30), warga Lingkungan VIII, Kelurahan Tumatangtang Satu, yang mengalami penganiayaan oleh lelaki RE alias Beca (27), warga Lingkungan II, Kelurahan Tumatangtang.

Kejadian penganiayaan itu pun dilaporkan korban ke SPKT Polres Tomohon. Tak berselang lama, aparat Polres Tomohon melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik langsung melakukan pengembangan.

Kepala Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung menjelaskan, saat menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan pengembangan, serta mengejar pelaku.

Menurut Watung, dari keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi saat korban yang mengendarai sepeda motor melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat itu, kata Watung, ada yang pelaku sementara mengadakan pesta minuman keras (miras) bersama rekan-rekannya.

“Ketika melihat korban, pelaku kemudian memanggil korban, selanjutnya korban datang menghampiri pelaku dan kemudian pelaku menawarkan untuk ikut minum, namun korban menolak dan pamit untuk pulang ke rumah. Korban pun langsung naik ke ke atas motornya,” ujar Watung.

Melihat korban hendak meninggalkan TKP, lanjut Watung, pelaku meneriaki korban dengan kata-kata ‘so ngana tu kita ja cari-cari’ (kamu yang selama ini saya cari), sembari mengarahkan pukulan ke arah wajah korban secara berulang-ulang.

Selain itu, tambah Watung, pada saat korban berusaha melarikan diri, pelaku kembali memukul korban sampai terjatuh dari motor dan pada saat dalam posisi tergeletak di jalan, pelaku kemudian menendang korban hingga mengalami luka di bagian wajah dan dada. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke salah satu supermarket di wilayah Kelurahan Walian.

“Setelah mengantongi identitas pelaku, kami melakukan pengembangan, yang selanjutnya kami mencari keberadaan pelaku. Kurang lebih 30 menit kami akhirnya berhasil mengamankan pelaku yang bersembunyi di belakang Toko Multi Mart,” jelas Watung.

Dia menegaskan, saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Tomohon untuk diproses lebih lanjut dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com