Connect with us

Wisata dan Perjalanan

Menikmati Keindahan Air Terjun Tunan

Air terjun Tunan memiliki tinggi sekitar 80 meter. Dengan ketinggian tersebut sangat terasa percikan air yang terbawa angin. Kondisi di sekitar air terjun masih sangat alami dan sangat cocok bagi kita yang mau menghabiskan akhir pekan.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

MINUT, ZONAUTARA.com – Sulawesi utara menyimpan banyak pesona alam yang tak kalah dari propinsi lain di Indonesia. Wisata alam berupa gunung, danau, pantai, goa, dan juga air terjun semua ada di Sulawesi Utara.

Salah satu wisata alam yang indah di Sulawesi utara adalah Air Terjun Tunan yang terletak  di Desa Talawaan, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara.

Waktu menunjukkan pukul 11.00 saat saya memutuskan untuk menghabiskan akhir pekan kali ini di Air Terjun Tunan. Semua persiapan telah selesai dan saatnya saya menuju ke Air terjun Tunan. Terakhir kali saya menuju lokasi ini adalah pada tahun 2011. Enam tahun bukanlah waktu yang singkat hingga saya bisa kembali lagi ke lokasi ini.

Dengan mengendarai sepeda motor, saya menuju ke Desa Talawaan. Perjalanan dari pusat Kota Manado mengarah ke Talawaan memakan waktu kurang lebih 45 menit. Setelah tiba di Talawaan, anda akan melihat papan arah menuju ke Air terjun Tunan. Dengan jarak kurang lebih 5 KM dari desa.

Saya menyusuri jalan aspal dengan lebar kurang lebih lima meter yang menyuguhkan pemandangan hutan dan perbukitan. Mendekati lokasi area parkir kurang lebih satu kilometer saya memasuki jalan aspal yang sudah rusak, namun masih bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan 4.

Akhirnya setelah 30 menit berkendara dari desa Talawaan saya tiba di pintu masuk Objek Wisata Air terjun Tunan. Terdapat tempat parkir yang cukup luas untuk menampung beberapa mobil dan puluhan motor.

Karena air terjun ini sudah dikelola oleh Pemerintah Minahasa Utara, maka wajib bagi pengunjung untuk membayar biaya retribusi masuk sebesar Rp. 10.000 ,-/motor+orang. Namun yang saya sayangkan adalah retribusi yang di pungut tidak disertai dengan penyerahan resi tiket.

Selesai membayar biaya masuk saya melanjutkan perjalanan. Jalan setapak yang terbuat dari deretan paving sepanjang satu kilometer yang tertata dengan rapi akan mengantar kita pada lokasi air terjun. Selama menyusuri jalan setapak saya mendengar berbagai kicauan burung dan bahkan terlihat beberapa elang yang sedang berputar putar mencari mangsa.

zonautara.com

Pemandangan di sekitar air terjun Tunan, Minahasa Utara. (Foto: zonautara.com/Bios Lariwu)

 

Sepanjang jalan setapak menuju lokasi air terjun anda akan menjumpai beberapa fasilitas umum yang dibuat untuk pengunjung, salah satunya adalah WC umum. Lagi-lagi sangat disayangkan WC umum ini sudah tidak terpelihara dengan baik dan terdapat beberapa coretan vandalis di dindingnya.

Duapuluh menit waktu yang saya butuhkan untuk mencapai lokasi air terjun dari pintu masuk kawasan. Lima puluh meter dari lokasi air terjun terdapat sebuah warung yang dijaga oleh ibu Alfin. Di warung ini kita bisa memesan aneka macam kopi dan berbagai cemilan seperti pisang goreng dan lain – lain.

Karena hari itu adalah hari minggu, cukup banyak pengunjung yang datang ke air terjun ini. Saya langsung melanjutkan menuju ke titik air terjun. Semakin mendekati air terjun semakin terasa percikan air yang terbawa angin.

Air terjun Tunan memiliki tinggi sekitar 80 meter. Dengan ketinggian tersebut sangat terasa percikan air yang terbawa angin. Kondisi di sekitar air terjun masih sangat alami dan sangat cocok bagi kita yang mau menghabiskan akhir pekan.

Tak terasa hampir tiga jam saya berada di bawah air terjun sambil menikmati keindahan alam di sekitar air terjun.

Sebelum saya pulang saya mampir di warung ibu Alfin untuk meneguk segelas kopi dan memesan pisang goreng. Di warung ini tersedia berbagai aneka kopi dan makanan ringan untuk sekedar menemani saat menikmati indahnya air terjun Tunan.

Ibu Alfin menceritakan saat ini banyak pengunjung yang datang ke lokasi ini. “Sehari paling sedikit 20 hingga 50 orang baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.” Ujar ibu Alfin.

 

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !

Wisata dan Perjalanan

Negara mana yang bebas virus corona? Tengok 5 negara indah ini

Selain kecil dan terpencil, beberapa negara jarang dikunjungi orang asing.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – Saat ini sudah ada 181 negara yang melaporkan adanya kasus penularan covid-19. Mulai dari Amerika yang terparah dengan lebih dari 300 ribu orang terinfeksi, hingga Falkland Island, Papua New Guinea dan Timor Leste yang hanya ada satu kasus positif.

Lalu, negara mana sajakah yang belum ada kasus penularan virus corona?

Dari beberapa sumber, ada 18 negara yang hingga kini belum melaporkan adanya kasus covid-19. Negara -negara yang masih bebas virus corona diantaranya Tuvalu, Vanuatu, Sudan Selatan, Lesotho dan Yaman.

Tuvalu

Ini adalah negara terkecil keempat di dunia. Negara ini mengklaim menjadi salah satu negara yang belum terpapar covid-19. Tuvalu menjadi contoh untuk negara-negara besar lainnya karena berusaha mencapai 100 persen penggunaan pembangkit listrik terbarukan pada 2025 untuk mengurangi polusi.

Tuvalu termasuk tujuh dari 10 tempat paling jarang dikunjungi di dunia karena kondisinya yang sangat terpencil. Penduduk di Tuvalu hanya mencapai 10 ribu orang, yang menempati wilayah seluas 26 kilometer persegi dalam pada sembilan distrik.

Tuvalu yang bahkan lebih kecil dari negara Vatikan, memperoleh kemerdekaannya pada 1 Oktober 1978 dari Pemerintahan Britania Raya (Inggris). Bentuk pemerintahan di Tuvalu adalah monarki konstitusional. Ibukotanya adalah Funafuti.

Vanuatu

Negara ini terletak di kawasan sebelah timur Australia dan di sebelah Selatan Kepulauan Solomon. Bangsa Melanesia seperti orang Papua menghuni Vanuatu.

Penduduk Vanuatu sekitar 276 ribu yang menempati wilayah 12 ribu kilometer persegi. Distribusi informasi di Vanuatu masih sangat terbatas, sehingga negara ini terlihat masih tradisional.

Penduduk Vanuatu bergantung pada hasil pertanian, peternakan dan perburuan. Namun demikian, Vanuatu memiliki kawasan pesisir yang asri dan damai.

Menurut PBB, Vanuatu belum terpapar virus corona karena sangat jarang dikunjungi oleh orang asing.

Lesotho

Lesotho adalah salah satu negara miskin yang ada di Afrika. Belum ada laporan juga soal paparan virus corona di negara kecil ini.

Lesotho adalah sebuah negara enklave yang terkurung di Afrika bagian selatan dengan ukuran wilayah sekitar 30.000 KM2, populasinya hanya sekitar 2 juta orang.

Negara yang berada di bawah garis kemiskinan ini merdeka dari Britania Raya pada 3 Oktober 1966.

Sudan Selatan

Meski belum ada kasus positif covid-19, namun pemerintah negara Sudan Selatan telah melakukan lockdown di negaranya. Semua aktivitas sudah diberhentikan guna mencegah virus corona masuk ke negara itu.

Mereka juga sudah melakukan upaya social distancing dalam interaksi sosial penduduknya. Seluruh pesawat yang tiba di Sudan Selatan disemprot disinfektan.

Republik Sudan Selatan adalah sebuah negara di Afrika Timur, dengan ibukota Juba. Wilayah Sudan Selatan terkurung di antara negara-negara seperti Ethiopia, Kenya, Uganda, Kongo serta Sudan.

Sejarah Sudan Selatan merupakan perjalanan panjang perang saudara sejak Sudan Anglo Mesir hingga Sudan Selatan mencapai kemerdekaannya pada 9 Juli 2011.

Yaman

Negara ini masih dalam kondisi pasca pemberontakan dan perang. Namun belum ada laporan soal penyebaran virus corona di di Yaman.

Republik Yaman adalah sebuah negara di jazirah Arab di Asia Barat Daya yang merupakan bagian wilayah Timur Tengah.

Yaman berbatasan dengan Laut Arab di selatan, Laut Merah di sebelah barat, Oman di sebelah timur dan Arab Saudi di sebelah Utara.

Banyak orang keturunan Arab di Indonesia berasal dari Yaman, yang punya luas negara sekitar 530 ribu KM2 dengan 23 juta penduduknya. Yaman punya lebih dari 200 pulau.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com