Connect with us

Zona Wakil Rakyat

Lumentut Rela Tak Duduk di Kursi Pimpinan Dewan

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Wenny Lumentut menyatakan, siap tak mengambil hak kesulungannya duduk di kursi pimpinan DPRD jika ada calon anggota legislatif (caleg) tingkat provinsi yang meraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 nanti.

Hal ini diungkapkan Lumentut saat memberi arahan kepada puluhan caleg Partai Gerindra, akhir pekan lalu.

“Siapa caleg Gerindra untuk DPRD Sulut yang meraih suara paling banyak di Pemilu 2019, dia berhak duduk di Pimdeprop andaikan partai kami mendapatkan jatah pimpinan dewan,” katanya.

Menurut Lumentut, tidak menjadi masalah dirinya hanya menjadi anggota biasa jika memang ada caleg yang melampaui perolehan suaranya nanti.

“Ini bagian dari reward and punishment dalam berpolitik,” kata politisi yang sukses mengorbitkan objek wisata Tetempangan Hill itu.

Lumentut juga menantang rekan caleg Gerindra dapil Minahasa-Tomohon untuk memperoleh suara nomor dua terbanyak atau di atas 4 ribu, agar bisa menikmati kursi pimpinan dengan masa 2,5 tahun.

“Ini komitmen saya. Ketua-ketua DPC Gerindra, saya harap juga melakukan hal serupa,” tegasnya yang disambut aplaus.

Di Pemilu 2019, Lumentut adalah caleg Gerindra untuk DPRD Sulut Dapil Minahasa-Tomohon. Pada 2014 lalu, di dapil tersebut Wenny menyodok di peringkat ketiga dengan perolehan suara kurang lebih 18 ribu, di bawah Steven Kandouw (PDIP) dan Stefanus Vreeke Runtu. Ia menjabat Wakil ketua DPRD Provinsi Sulut. (K-02)

Editor: Christo Senduk

ZONA DAERAH

Angouw kandidat kuat Ketua DPRD Sulut periode 2019-2024

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comWalaupun bukan peraih suara terbanyak di internal PDIP Sulut pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019, namun Andrei Angouw tetap menjadi kandidat utama untuk kembali ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sulut periode 2019-2024.

Dia meraih 32 ribu suara pada Pileg 2019 daerah pemilihan Manado dan ada dua caleg lainnya yang fantastis meraih suara terbanyak, yaitu Rocky Wowor (40 ribuan suara) dan Jein Rende (39 ribuan suara). Keduanya juga disebut-sebut sebagai kandidat Ketua DPRD Sulut.

Namun, Wakil Ketua DPD PDIP Sulut bidang Organisasi, Steven Kandouw menegaskan, sesuai mekanisme partainya, untuk pimpinan DPRD tidak akan lepas dari calon anggota legislatif yang masuk struktur utama dalam partai. Yaitu, Ketua, Sekretaris atau Bendahara DPD/DPC PDIP.

“Lihat saja, kalau ketua tidak ada, sekretaris tidak ada, ya lihat saja bendahara. Jika tidak ada, bisa diduduki oleh caleg pengurus di bawahnya,” terang Kandouw, Selasa (21/5/2019) sore.

Sedangkan soal caleg peraih suara terbanyak, Sekretaris DPD PDIP Sulut Frangky Wongkar menjelaskan, partainya memiliki aturan dan mekanisme untuk menunjuk pimpinan DPRD.

“Salah satu faktor mungkin iya, tapi ada aturan soal pengurus partai. Tapi semuanya diserahkan ke partai. Sebagai petugas partai harus siap jika ditunjuk,” tandas Wongkar. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com