Connect with us

Zona Tomohon

Lolowang Warning Jajaran Pemkot Soal Pelayanan Publik

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman, melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V. Lolowang, memberikan peringatan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon agar tidak menimbulkan masalah dalam hal pelayanan publik.

Hal tersebut diungkapkan Lolowang saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Peraturan Ombudsman RI Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Penerimaan, Pemeriksaan dan Penyelesaian Laporan, yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (26/9/2018).

Lolowang saat membacakan sambutan wali kota mengatakan, bahwa berbagai macam permasalahan mengenai buruknya pelayanan publik seperti rendahnya kualitas pelayanan publik, tingginya tingkat penyalahgunaan wewenang dalam bentuk KKN, birokrasi yang panjang atau tidak jelas standar operasional pelayanan publik pada suatu instansi sering dikeluhkan oleh masyarakat.

Menurut dia, pemerintah sebagai pembuat kebijakan seharusnya mempertahankan atau memelihara sesuatu yang baik tentang kota dan berupaya merencanakan pertumbuhan dan perubahannya.

“Lembaga Ombudsman adalah lembaga yang bertugas untuk mengawasi pelayanan publik dari setiap instasi pemerintahan. Untuk itu, diimbau kepada para lurah, camat dan para kepala SKPD agar sedapat mungkin jangan sampai terjadi laporan-laporan masyarakat kepada Ombudsman. Karena itu, tetap bekerja sesuai prosedur dengan mengutamakan pelayanan yang prima terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, apabila ada laporan atau permasalahan dari masyarakat menyangkut pelayanan publik dan sudah berkali-kali, akan menjadi penilaian darinya selaku Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Sebelumnya, Kabag Hukum Setda Denny M. Mangundap dalam laporannya mengatakan, bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka mewujudkan Kota Tomohon yang bersih dari KKN dan menjadi daerah yang unggul dalam pelayanan publik, yang dalam pelaksanaannya harus dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulut Hilda R. Tirajoh, Inspektur Kota Tomohon Djoike Karouw dan jajaran Pemkot Tomohon.

 

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Wenny Lumentut bantu para supir truk di Tomohon, dari dana hingga sembako

Published

on

Wenny Lumentut saat audiensi dengan perwakilan supir truk di Tomohon, Minggu (28/6/2020). (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Satu lagi bentuk kepedulian yang diperlihatkan Ketua Fraksi Nyiur Melambai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Wenny Lumentut kepada warga Kota Tomohon.

Yakni, membantu para supir truk yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi tambang galian C di kaki Gunung Lokon, Kecamatan Tomohon Utara.

Kepada para supir truk yang hadir pada pertemuan yang digelar di sekitar lokasi galian C Tomohon, Minggu (28/6/2020) tersebut, Lumentut memberikan bantuan dana sebesar Rp300.000 per orang.

Tak hanya itu, Lumentut bahkan berjanji akan memberikan bantuan pribadi berupa paket sembako, yang akan disalurkan setiap tanggal 7 setiap bulan, hingga Desember 2020 mendatang, kepada seluruh supir truk yang terdata.

“Jadi, saya bersama Pak Gubernur Olly Dondokambey juga akan memberikan bantuan sembako kepada para supir truk yang tercatat dan hadir saat pertemuan, setiap tanggal 7, sampai bulan Desember 2020,” ujar legislator daerah pemilihan (dapil) Minahasa-Tomohon ini.

Lumentut menegaskan, bantuan tersebut merupakan murni bentuk solidaritas kepada para supir truk yang juga merupakan salah satu kelompok yang terdampak pandemi Covid-19.

“Ini tidak ada hubungan dengan Pilkada. Ini bantuan saya sisihkan gaji dua bulan di DPRD Provinsi untuk para supir truk,” kata Wakil Ketua DPRD periode 2014-2019 ini.

Dia pun berharap para supir untuk tetap bersabar hingga keadaan bisa kembali normal dan bebas dari Covid-19.

Hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Tomohon Fraksi PDI Perjuangan Johny Runtuwene, Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny Rondonuwu bersama jajaran dan para supir truk.

Diketahui, para supir truk yang tercatat berjumlah 96 orang ini mengeluhkan kondisi berkurangnya pendapatan, karena jasa pengangkutan mereka tidak lagi dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com