Connect with us

Zona Tomohon

135 Umat Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon Terima Sakramen Krisma

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sebanyak 135 umat di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Tomohon mendapatkan Sakramen Krisma atau pencurahan Roh Kudus.

Pemberian Sakramen Krisma ini pun dilaksanakan dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon, yang dipimpin dari Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC sebagai selebran utama dan Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon sebagai konselebran, Minggu (30/9/2018).

Oleh Uskup Untu, ratusan Krismawan dan Krismawati ini pun dibaharui Janji Baptisnya, kemudian mendapatkan penumpang tangan, hingga pengurapan minyak Krisma di dahi.

Dalam kotbahnya, Uskup Untu mengungkapkan, hari ini umat Paroki Hati Kudus Yesus bersyukur, karena kebesaran Tuhan yang mencurahkan Roh Kudusnya, kepada para krismawan ini.

“Hari ini kita saksikan kekuatan daya Roh Kudus yang akan dicurahkan kepada
135 krismawan. Luar biasa. Ini adalah kasih Tuhan yang dicurahkan oleh Roh Kudus, supaya mereka bisa menjadi saksi Tuhan di dalam kehidupan kita,” ungkapnya.

Uskup Untu berharap, para krismawan serta seluruh umat Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon agar bisa membagikan daya Roh Tuhan kepada orang lain.

“Semoga anugerah Roh Kudus ini akan memberikan daya kekuata bagi perjalanan kehidupan kita, khususnya umat Paroki Hati Kudus Yesus ini,” katanya.

Uskup Untu menambahkan, dengan diterimanya Sakramen Krisma ini, para krismawan menjadi anggota keluarga Kristus secara penuh.

“Para krismawan kini menjadi serupa dengan Kristus dan semakin matang, semakin dewasa dalam iman Katolik,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Bekraf kembangkan ekonomi kreatif di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kota Tomohon menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Utara (Sulut) yang dipilih oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk menyelenggarakan program Inovasi dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) tahun 2019.

Program yang bakal dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Indonesia, yakni Tomohon, Aceh Utara, Pangkal Pinang, Lombok Timur dan Kupang ini bentuk komitmen pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif daerah.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat mengikuti presentasi dari tim Bekraf yang dilaksanakan di Wise Hotel beberapa waktu lalu pun mengapresiasi Bekraf yang telah memilih Kota Tomohon sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.

“Kami berterima kasih atas dipilihnya Tomohon menjadi satu-satunya kota di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan program Inovatif dan kreatif melalui Kolaborasi Nusantara in,” ujar Eman.

Menurut Eman, melalui program tersebut, diharapkan akan semakin mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Tomohon.

Sebelumnya, Kepala Bekraf Triawan Munaf di Jakarta menjelaskan, lima daerah tempat pelaksanaan IKKON 2019 tersebut telah melalui proses seleksi sebelum akhirnya dipilih.

“Kelima daerah tersebut terpilih setelah melalui proses pemilihan daerah yang diselenggarakan tahun 2018. Kami berharap, program IKKON ini dapat membantu daerah untuk memaksimalkan potensi kreatifnya, agar dapat memberikan dampak ekonomi secara nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

IKKON ini pun, kata dia, merupakan program yang mengusung konsep live in designer dengan mengedepankan kolaborasi antara profesional di bidang kreatif dengan pengrajin lokal dan pemangku kepentingan di daerah.

Sejak 2016, Bekraf melalui IKKON telah mendukung pengembangan ekraf daerah di 15 kota/kabupaten dengan mengembangkan produk yang sudah ada maupun menciptakan produk kreatif baru.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan muncul produk–produk kreatif baru yang dapat menjadi ikon dari masing-masing daerah,” ujar Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf Poppy Savitri.

IKKON 2019 akan mulai dilaksanakan akhir Juli dan ditutup dengan pameran produk IKKON  yang akan diadakan November mendatang. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan memperkuat ekosistem ekraf nasional, Bekraf juga berharap IKKON dapat menjadi kajian pembuatan program dan peraturan atau peta jalan ekonomi kreatif di daerah.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com