Connect with us

Bencana dan Musibah

Kodam XIII/Merdeka Siap Fasilitasi Pengiriman Bantuan ke Sulteng

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Pascabencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng), Komando Daerah Militer (Kodam) XIÌI/Merdeka bergerak cepat.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII/Merdeka Kol Inf Muh Thohir, Kamis (4/10/2018) mengatakan, bahwa pascabencana, sejumlah bantuan langsung dikirim ke daerah bencana.

Bantuannya berupa personel TNI, guna membantu proses evakuasi, serta bantuan kebutuhan para pengungsi yang langsung dikirimkan.

“Sebanyak 550 personel TNI beserta tenaga medis yang dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, langsung berangkat ke daerah bencana,” ujar Thohir.

Selain mengirimkan personel, pihaknya juga langsung membuka Posko Kemanusiaan di Makodam, untuk menggalang dan menghimpun bantuan dari Instansi Militer jajaran Kodam, organisasi keagamaan, kemasyarakatan, perusahaan dan perorangan yang dengan ketulusan ingin berbagi secara sukalera bagi para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

“Pengiriman bantuan yang sudah terkirim ke daerah bencana dengan menggunakan pesawat Herkules, di antaranya air mineral sabanyak 5 ton, beserta sembako, obat-obatan, pakaian, peralatan penerangan sebanyak dua truk,” ujar Thohir.

Menurutnya, aksi kemanusiaan penggalangan bantuan yang dilaksanakan Kodam XIII/Merdeka, merupakan wujud kepedulian pimpinan Kodam atas penderitaan para korban di Palu, Sigi dan Donggala.

“Pihak Kodam XIII/Merdeka tetap siap memfasilitasi pengirimannya, “ujar Thohir.

Peliput : Gary Kaligis
Editor : Christo Senduk

Bencana dan Musibah

Sempat mati mesin, kapal penangkap ikan diselamatkan Basarnas Manado

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.comBoat rescue KN Bimasena dari Kantor Basarnas Manado melakukan operasi pencarian terhadap kapal penangkap ikan KM Norsledi Bahari.

Kapal berawak 25 orang itu sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin, Selasa (7/5/2019) tengah malam. Informasi kehilangan itu masuk ke Kantor Basarnas Manado pada Rabu (8/5) pukul 02.20 WITA.

KN Bimasena kemudian bertolak dari Dermaga Munte, Likupang, Minahasa Utara melakukan pencarian di lokasi perairan laut Sulawesi Utara pada koordinat seperti yang dilaporkan.

Posisi terakhir kapal ikan yang mengalami musibah tersebut berada pada 13 nautical mile (NM) arah timur laut dari Tanjung Batu Kapal, pulau Lembeh, Bitung. Kapal kala itu dalam perjalanan dari pulau Biaro, Sitaro menuju Bitung.

Setelah melakukan upaya pencarian, rescuer Basarnas Manado kemudian menemukan kapal penangkap ikan dengan panjang 30 meter itu pada posisi 39 derajat dari Pelabuhan Bitung pada jarak 25 NM.

Sewaktu ditemukan, KM Norsledi Bahari bersama KN Sinar Bahari II. Kapal yang mengalami mati mesin itu kemudian ditarik menuju Bitung.

“Kapal sudah berhasil diselamatkan, dan semua anak buah kapal dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, Rabu (8/5).

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com