Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Tomohon

Panitia Dilantik, Logo Perayaan 30 Tahun KBK Keuskupan Manado Dilaunching

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Kerahiman Ilahi Paroki Roh Kudus Matani, Minggu (14/10/2018), dihiasi dengan pelantikan Panitia Perayaan 30 Tahun Kaum Bapa Katolik (KBK) Keuskupan Manado.

Usai perayan Ekaristi yang dipimpin Pastor Paroki Roh Kudus Tomohon Pastor Steven Lagitan Pr, turut juga dilaksanakan launching Logo Panitia Perayaan 30 Tahun KBK Keuskupan Manado.

Ketua Umum Panitia Philoteus Tuerah dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk merayakan 30 Tahun KBK Keuskupan Manado.

“Kiranya bukan hanya panitia yang bekerja, tapi diharapkan semua unsur KBK dari BP KBK Keuskupan Manado, BP KBK Kevikepan, BP KBK Paroki hingga BP KBK Unit dapat memberi diri,” ungkap Tuerah.

Launching Logo Panitia Perayaan 30 Tahun KBK Keuskupan Manado. (Foto: Istimewa)

Menurut dia, perayaan 30 Tahun KBK Keuskupan Manado ini merupakan bentuk berkat rahmat dan cinta kasih Allah kepada Kaum Bapak Katolik.

“Mari kita bekerja bersama-sama untuk suksesnya seluruh rangkaian kegiatan ini,” ungkap mantan Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) ini.

Senada diungkapkan Ketua Harian Panitia Gerardus Mogi. Dia pun ini mengajak semua anggota KBK untuk bekerja bersama menyukseskan kegiatan tersebut.

“HUT 30 tahun KBK ini merupakan HUT kita semua dan terlebih khusus, bahwa pelaksanaan kegiatan ini semua untuk kemuliaan nama Tuhan,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BP-KBK Keuskupan Manado Edwin Kindangen, Ketua BP-KBK Kevikepan Tomohon Ferdinand Mono Turang dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Lexi Mantiri.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending