Connect with us

ZONA TERKINI

Panitia Natal Kejati Sulut berbagi kasih di Panti Asuhan dan Lapas Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comKejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) bakal menggelar perayaan pra Natal, di Manado Convention Center (MCC), Jumat (14/12/2018) mendatang.

Dalam rangka perayaan menyambut Natal Kejati se-Sulut itu pun, panitia berbagi kasih di Panti Asuhan Muthmainnah, Panti Asuhan Sayap Kasih, serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon.

Dalam anjangasana dan bakti sosial yang diawali di Panti Asuhan Muthmainnah, rombongan Kejati Sulut dan Panitia Natal membagikan bantuan berupa kasur dan sarung. Bantuan diterima langsung oleh pengurus panti asuhan Ustad Yusuf bersama anak panti.

Bakti sosial kemudian dilanjutkan di Lapas Perempuan dan Anak Tomohon. Dalam kesempatan itu, panitia memberikan bantuan mesin potong dan menghibur para warga binaan Lapas dengan puji-pujian.

Bakti sosial kemudian ditutup dengan pemberian tali kasih kepada anak-anak Panti Asuhan Sayap Kasih. 

Ketua Panitia Natal Kejati Sulut Ledrik Takaendengan mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pra-Natal Kejaksaan se-Sulut Tahun 2018.

“Kegiatan ini bertujuan untuk semakin mendekatkan insan Adhyaksa kepada masyarakat, sehingga diharapkan mesyarakat semakin merasakan peran Kejaksaan di tengah masyarakat dan menjadikan Jaksa Sahabat Masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan yang mendapat dukungan dari Kepala Kejati (Kajati) Sulut M Roskanedi ini pun sangat mendapat apresiasi dari pihak Panti Asuhan Muthmainah, Yayasan Sayap Kasih, serta Lapas Perempuan dan LPKA Tomohon.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Tindak Pidana Umum Maya Togas, Asisten Pembinaan Mahmudi, Kajari Tomohon Edy Winarko, para Koordinator Kejati Sulut, serta jajaran Kejari Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Politik dan Pemerintahan

Amerika Serikat dan Indonesia perluas kolaborasi untuk tanggulangi HIV/AIDS

Lebih dari 600 ribu orang di Indonesia hidup dengan HIV/AIDS.

Published

on

(Foto: US Embassy - Jakarta Press Office)

JAKARTA, ZONAUTARA.com – Pemerintah Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan perusahaan perawatan kesehatan global Abbott bekerja sama untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan akses terhadap layanan diagnostik dan pengobatan HIV/AIDS yang berkualitas bagi mereka yang membutuhkan.

Lebih dari 600.000 orang di Indonesia hidup dengan HIV/AIDS dan tingkat penularan tetap tinggi di antara berbagai kelompok kunci. Indonesia berkomitmen untuk mengendalikan epidemi ini dengan mencapai target PBB yaitu UN 90-90-90 Treatment for All Targets demi memastikan bahwa HIV tidak lagi menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.

Abbott dan USAID akan mempercepat kemajuan Indonesia dalam mencapai target dengan menyediakan teknologi dan sumber daya yang dibutuhkan sehingga lebih banyak orang yang bisa menjalani tes HIV, dengan fokus khusus pada Jakarta dimana kasus HIV sangat terkonsentrasi.

“Sangat istimewa bisa bekerja dengan USAID untuk mendukung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membantu mencapai target 90-90-90 Indonesia dan menanggulangi HIV/AIDS secara efektif.,” kata General Manager for Abbot’s molecular diagnostics business, Asia Pacific, Molecular Diagnostics Mahesh Natarajan.

Menurut Natarajan, Abbott selalu menjadi inovator awal, bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan seperti mengembangkan tes HIV pertama di dunia. Sejak tahun 1994, Global Viral Surveillance Programme dari Abbott melacak HIV di enam benua untuk membantu tes mereka mengimbangi perkembangan virus ini. Pengetahuan teknis dan tes diagnostik inovatif Abbott akan membantu jaringan laboratorium rujukan nasional di Indonesia mencari terobosan dalam pencegahan, diagnosis, dan pengobatan HIV.

“USAID mengakui komitmen tegas Indonesia untuk memastikan setiap orang di Indonesia yang hidup dengan HIV/AIDS memiliki kesempatan yang sama untuk panjang usia, sehat, dan produktif. Dengan visi yang sama, kami bangga dapat menjalin kemitraan baru bersama Abbott. Bersama-sama, kami akan memperkuat kemampuan laboratorium Indonesia untuk menyediakan diagnosis HIV/AIDS yang berkualitas — langkah ini penting untuk membawa pasien mendapatkan pengobatan dan kesehatan yang baik,” kata Direktur USAID Indonesia, Erin E. Mckee.

Dalam mendukung Strategi Laboratorium Nasional Indonesia, kerja sama antara USAID dan Abbott memajukan kemandirian Indonesia dalam layanan diagnostik dan pengobatan HIV/AIDS dengan memanfaatkan kemampuan dan komitmen sektor swasta untuk menciptakan solusi yang inovatif, dinamis, dan berkelanjutan.

Kerja sama ini hanyalah salah satu dari serangkaian inisiatif Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia dalam bidang kesehatan yang menunjukkan luasnya peran AS dalam Kerjasama Strategis AS-Indonesia.

USAID adalah badan pembangunan internasional utama di dunia dan katalisator dalam mendorong hasil-hasil pembangunan. USAID telah bekerja sama dengan Indonesia dalam penanggulangan HIV/AIDS selama lebih dari 15 tahun untuk mendekatkan pengobatan HIV/AIDS kepada lebih dari 100.000 masyarakat Indonesia.

Sementara Abbott adalah perusahaan perawatan kesehatan terkemuka di dunia yang membantu terciptanya kehidupan yang lebih penuh bagi orang-orang di tiap tahap kehidupan mereka.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com