Pria ini meloncat kelaut usai diwawancarai, beruntung tidak meninggal

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Seorang pria di Bitung Karang Ria, Tuminting, bikin geger. Pria dengan inisial H ini meloncat kelaut, beberapa saat sesudah diwawancarai wartawan.

Gita Waloni, wartawan magang di Zonautara.com Kamis (27/12/2018) sedang melakukan liputan mengenai sampah di pantai Bitung Karangria. Gita sedang mengambil video saat dihampiri oleh H.

H awalnya bertanya apa yang dilakukan wartawan di situ, dan kemudian minta keterangannya juga ikut direkam. Gita pun mewawancarai H terkait kondisi sampah yang sangat banyak di pantai itu.

Saat sedang wawancara, seorang perempuan bersama seorang anak kecil datang pula menghampiri. Perempuan ini berdiri tepat di depan H yang sedang diwawancarai. Wajahnya terlihat cemberut.

“Setelah wawancara, saya mau pulang. Tapi saya perhatikan mereka sepertinya bertengkar. Mereka menjauh ke arah laut,” jelas Gita.

Suara H dan perempuan itu semakin meninggi, memberi kesan mereka memang sedang bertengkar. Seorang perempuan lagi datang ikut gabung dan terlihat mencoba melerai.

Sore itu cuaca buruk. Angin kencang bertiup sejak pagi, dan hujan baru saja berhenti. Kondisi cuaca itu, memicu ombak yang besar yang terus menghantam benteng batu penghalang ombak di pantai Karangria.

“Saat kami mau melanjutkan perjalanan, saya lihat tiba-tiba bapak itu berlari ke arah batu-batu. Ibu itu kemudian berusaha mengejar. Tapi bapak itu langsung meloncat ke arah laut. Ombaknya besar sekali,” tutur Gita.

Ibu, yang menurut penuturan warga sekitar adalah istri H berlari ke arah benteng batu dan berteriak-teriak minta tolong. Teman perempuannya ikut berteriak minta tolong.

Beberapa orang yang berjarak sekitar 100an meter di tepi pantai yang melihat kejadian itu malah menghindar dan takut mendekat. Ombak memang sedang besar.

Teman perempuan istri H lah yang kemudian berlari ke arah pemukiman dan mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian warga berdatangan. H bisa ditolong dalam kondisi yang sangat loyo.

Istrinya mencoba memberi pertolongan. Beberapa kali H terjatuh di pasir dan diberi nafas buatan. Dalam kondisi lemah H dibawa kembali ke daratan.

“Ada-ada saja. Ya kalau ada masalah rumah tangga diselesaikan dengan baik-baik, jangan berbuat nekat seperti itu. Untung tidak meninggal. Ombaknya besar sekali tadi,” ujar salah satu warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.