Connect with us

ZONAPEDIA

Waspadai 6 tanda ini, mungkin anda mengalami Kanker

Published

on

ZONAUTARA.comKanker adalah kata yang menakutkan yang tak seorang pun senang mendengarnya, tetapi kenyataannya adalah semakin cepat didiagnosis, semakin cepat pula pengobatan dapat dimulai dan hidup Anda dapat kembali normal.

Mengetahui fakta dan memahami gejalanya adalah cara yang baik untuk memastikan jika ada sesuatu yang tidak beres. Berikut adalah enam tanda bahwa Anda mungkin menderita kanker.

  1. Penurunan berat badan yang tidak disengaja

Jika Anda memperhatikan bahwa Anda kehilangan 4 Kg dalam beberapa minggu terakhir tanpa ada perubahan pada pola makan atau olahraga Anda, segera pergi dan tanyakan kepada dokter setempat. Itu bisa menjadi pertanda kalau Anda mengidap kanker. Kecuali jika anda secara aktif berusaha menurunkan berat badan.

2. Perubahan pada kulit Anda

Penting untuk memperhatikan kondisi kulit Anda yang sebenarnya, bukan hanya pada tahi lalat dan bintik-bintik yang Anda miliki. Ada kulit yang berubah menguning, memerah atau lebih gelap bisa menjadi tanda sesuatu yang menyeramkan. Ini juga bisa menjadi gejala masalah kulit yang bersembunyi di bawahnya. Walau tidak selalu bersifat kanker tetapi akan lebih baik untuk memeriksa ke dengan dokter.

3. Nyeri hebat

Tergantung pada jenis kankernya, Anda mungkin mengalami periode nyeri yang berkepanjangan di area yang terkena kanker. Seperti kanker tulang, otak dan ovarium cenderung untuk pertama kali diperhatikan karena rasa sakit yang terkait dengannya. Namun, banyak kanker juga tidak didahului rasa sakit sama sekali.

Miguel Á. Padriñán at Pexels

4. Luka yang tidak sembuh

Dari radang mulut yang belum sembuh hingga keropeng yang terlalu lama hilang, bisa menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh Anda tidak berfungsi secara normal, atau ada jenis kanker (luar dan dalam mulut) yang muncul di permukaan.

5. Pendarahan tanpa sebab

Jika batuk Anda di pagi hari mulai berdarah atau keputihan, sehingga Anda merasa tidak begitu normal lagi, bisa jadi itu adalah tanda bahwa Anda perlu ke dokter sesegera mungkin. Paru-paru seperti kanker dapat membutuhkan waktu cukup lama untuk berkembang dan memperlihatkan efek fisiknya. Jadi jika Anda melihat perubahan dalam tubuh Anda, segera konsultasikan dengan profesional.

6. Perubahan buang air besar

Pada dasarnya, kotoran dari buang air besar semua orang berubah tergantung pada makanan apa yang baru-baru ini mereka nikmati, jika Anda melihat hal-hal berubah secara relatif cepat atau berubah dari padat menjadi cair atau mulai terasa sakit maka itu mungkin merupakan tanda bahwa usus Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Penting untuk diingat bahwa waspada dan memperhatikan perubahan sangat penting. Banyak dari gejala dan tanda ini dapat juga dikaitkan dengan penyakit lain sehingga sebelum langsung mengambil kesimpulan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan cari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh anda.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Festival Budaya Lembah Baliem bersolek gagah

Published

on

zonautara.com

JAYAWIJAYA, ZONAUTARA.com – Didatangi wisatawan domestik dan mancanegara, Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2019 bersolek dengan gagah. Pada pembukaan FBLB yang dipusatkan di lapangan terbuka di Distrik Welesi, Rabu (07/08/2019), terlihat spektakuler dengan berbagai atraksi budaya serta produk-produk budaya dan kerajinan tangan yang dipamerkan warga lokal.

Acara pembukaan kegiatan yang mengangkat tema Warisan Budaya sebagai Jejak Peradaban dan subtema Peradaban Seni dan Budaya Suku Hula sebagai Aset dan Warisan Nusantara ini diwarnai dengan tarian kolosal pelajar tingkat SMA yang mengekspresikan tradisi dan budaya suku Ubula yang mendiami Lembah Baliem.

Pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia noken terpanjang yakni sepanjang 30 meter turut memberi kesan yang hampir tidak bisa dibahasakan dengan kata-kata. Noken merupakan tas tradisional khas orang Papua yang terbuat dari anyaman jerami yang rumit dan bernilai seni tinggi.

Baca: Festival tertua, jejak perang suku di tanah Papua

Peserta yang meramaikan kegiatan FBLB ini tercatat berasal dari 40 distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Mereka semua mengisi berbagai kegiatan, termasuk jenis-jenis lomba yang di antaranya Lomba Perang-perangan, Lomba Tarian, Lomba Tiup Musik Tradisional, Karapan Babi, Anyaman Noken, Membuat Baju Noken, serta Lomba Lempar Sege dan Panahan.

Ada 23 peserta yang terlibat dalam Lomba Perang-perangan, 17 peserta yang mengikuti Lomba Tarian, dan 26 peserta yang memeriahkan Lomba Tiup Musik Tradisional. Pada Karapan Babi diikuti sebanyak 20 peserta, Anyaman Noken diikuti 20 peserta, dan Membuat Baju Noken dimeriahkan 7 peserta.

Sementara pada Lomba Lempar Sege dan Panahan yang dihebohkan para peserta yang berasal dari perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Jayawijaya.

zonautara.com
Perempuan-perempuan Papua dengan baju dan tas noken pada momentum pembukaan, Rabu (07/08/2019).(Foto: zonautara.com/Ronny Buol)

Bupati Jayawijaya John Richard Banua mengatakan, konsep FBLB di tahun 2019 ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena adanya penambahan tiga arena, kampung festival, kampus festival, dan pasar festival. Tujuannya agar pengunjung dapat melihat dan mempelajari miniatur jejak peradaban suku Hula.

“FBLB telah memberi dampak positif dan membentuk pola pikir masyarakat lokal di Jayawijaya. Masyarakat kota Wamena dan sekitarnya semakin mengerti bahwa perang suku sangat merugikan kehidupan sosial masyarakat lokal,” kata Bupati John.

Menurutnya, menjadi sarana melindungi nilai-nilai seni dan budaya masyakat Baliem yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya nusantara.

“Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan terus memberikan perhatian yang serius terhadap kemajuan wisata dan perlindungan terhadap kebudayaan lokal karena secara langsung akan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Bupati John.

Baca juga: Yohana jadi menteri pertama hadiri Festival Budaya Lembah Baliem

Laporan: Ronny Buol

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com