Connect with us

Sosial Kemasyarakatan

Bakera, ide film pendek dalam VIU Short Movie siap diproduksi

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Workshop VIU Shorts Movie sudah berjalan selama empat hari sejak hari Senin (7/1/2019). Selama empat hari peserta diajarkan bagaimana membuat ide cerita, yang kemudian salah satunya dipilih oleh tim VIU Original Indonesia untuk diproduksi menjadi film pendek.

Ada tiga ide cerita yang berhasil tersaring yaitu bakuku (teriak), soal mitos orang Minahasa yang harus bakuku dulu sebelum menyeberang sungai.

Ide cerita kedua adalah soal mitos bersin, yang mengharuskan seseorang harus berhenti sejenak dari aktifitasnya kala sedang bersin. Kemudian bakera (mandi uap), yang menceritakan tentang mitos keharusan seorang ibu yang baru melahirkan wajib bakera, agar dijauhkan dari ganguan roh halus dan demi kesehatan.

Dari ketiga cerita ini, masing-masing tim mempresentasikan dan menyakinkan tim VIU Original Indonesia agar bisa terpilih ke tahap produksi.

Dan tim yang terpilih adalah tim dengan ide yang mengangkat tentang bakera atau mandi uap.

Baca pula: Ini tiga ide cerita dalam VIU Short Movie

Dalam presentasinya Gloria Gres selaku penulis naskah menceritakan bagaimana proses seorang ibu yang baru melahirkan wajib menjalani proses bakera, guna menangkal gangguan dari roh halus dan berguna juga untuk kesehatan sang ibu itu sendiri.

Dalam menentukan ide mana yang akan di produksi, tim VIU Original Indonesia memperhatikan beberapa aspek antara lain soal nilai cerita mitosnya, dan apakah itu masih dipercayai hingga sekarang.

Executive Producer VIU Original Indonesia Tania Hudoro, menjelaskan bahwa semua unsur khas Sulawesi Utara, baik lansekap, property dan lain-lain harus bisa dimasukkan dalam film bakera, agar orang yang menonton film ini bisa mengenal lebih dekat tentang Sulawesi Utara.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sosial Kemasyarakatan

Di Summer Camp, Anastasya bekali anak-anak Pasar Bersehati soal jurnalistik

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comIven Summer Camp yang dilaksanakan Komunitas Dinding Manado, membekali sebanyak 36 anak-anak di Pasar Bersehati Manado, tentang pengetahuan jurnalistik, Sabtu (13/07/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Yonif 712 Teling, menghadirkan narasumber Presenter Kompas TV Manado, Anastasya Lensun.

Di mana, Anastasya memotivasi setiap anak agar memiliki moto hidup berdoa, berusaha dan yakin.

Dia mengatakan, menjadi presenter atau wartawan harus memiliki mental yang kuat dan siap ditempatkan di mana saja.

Dia berkisah, dirinya terus berusaha walaupun pernah gagal sebanyak 5 kali untuk mengapai cita-cita. Salah satunya, gagal kuliah di Cina dan gagal menjadi Polwan.

“Mari jadikan mimpi menjadi nyata. Sesuai dengan tema yang ada, agar adik-adik bisa sukses seperi kakak, jadi presenter yang bisa kenal dengan orang-orang besar seperti Gubernur,” ungkap Presenter yang akrab disapa Tasya ini.

Dalam kesempatan itu, Anastasya juga  memberikan motivasi soal Presenter yang dilandaskan dengan praktik.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com